Breaking News:

Perceraian Paling Mahal di Dunia, Ibu dan Anak ini Perebutkan Rp 8,6 Triliun Harta Oligarki Rusia

Perceraian Paling Mahal di Dunia, Ibu dan Anak ini Perebutkan Rp 8,6 Triliun Harta Oligarki Rusia

DAILY MAIL
Temur Akhmatov (27) dan Tatiana Akhmedova (52), anak dan ibu, yang sedang bersengketa di pengadilan memperebutkan harta perceraian senilai Rp 8,6 triliun. Tatiana bercerai dari suaminya, Farkhad Akhmatov (64), seorang taipan minyak dan gas, dan mendapat harta gugatan cerai Rp 8,6 triliun, namun anaknya menggugat balik sang ibu. 

Per ceraian Paling Mahal di Dunia, Ibu dan Anak ini Perebutkan Rp 8,6 Triliun Harta Oligarki Rusia

BANGKAPOS.COM -- Per ceraian taipan Rusia ini disebut-sebut sebagai ceraian' title='per ceraian'>per ceraian termahal di dunia.

Meski belum pasti juga apakah memang ceraian' title='per ceraian'>per ceraian termahal, namun mantan istri seorang oligarki Rusia sudah memenangkan gugatan cerai sebesar senilai £ 453 juta atau sekitar Rp 8,607 triliun (kurs Rp 19.000/poundsterling).

Namun, kini terjadi perselisihan pahit yang melibatkan salah satu keluarga terkaya di dunia yang dimainkan di Pengadilan Tinggi London, Rabu (2/12/2020).

Gara-garanya, putra mereka menolak menyerahkan harta triliunan sang ayah kepada ibunya.

Akhirnya, mantan istri seorang oligarki Rusia itu menggugat putranya sendiri dengan tuduhan bahwa putranya itu berkolusi dengan ayahnya untuk mencegahnya menerima perceraian jutaan poundsterling. 

Baca juga: Ibu Muda Ini Terpikat Dua Remaja Pemain Bola, Ajak ke Rumah Lalu Merayunya Berbuat Tak Senonoh

Baca juga: Buaya Berkalung Ban Muncul di Palu, Sempat Terekam Ibu-ibu Berdiri di Dekatnya, Ini Video Viralnya

Baca juga: Rizieq Shihab Ajak Masyarakat Patuhi Prokes Covid-19 dan Minta Maaf atas Kerumunan Massa di Acaranya

Tatiana Akhmedova (52) mendapatkan pembayaran senilai £ 453 juta (Rp 8,607 triliun) dari mantan suaminya Farkhad Akhmatov (64), seorang taipan minyak dan gas.

Mereka bercerai pada 2016 silam setelah mengarungi pernikahan selama 27 tahun, dikutip Daily Mail, Rabu (2/12/2020).

Tatiana Akhmedova (52) dan putranya Temur (27) bersengketa tentang harta perceraian di Royal Courts of Justice.
Tatiana Akhmedova (52) dan putranya Temur (27) bersengketa tentang harta perceraian di Royal Courts of Justice. 

Namun, alih-alih mendapatkan pembayaran ceraian' title='per ceraian'>per ceraiannya, yang nilai hampir Rp 9 triliun itu sesuai keputusan pengadilan sebelumnya, Tatiana "hanya mendapatkan £ 5 juta (Rp 95 miliar) dan satu unit helikopter berkarat".

Pengacara Tatiana menyatakan hampir seluruhnya tidak memuaskan bagi kliennya.

Karena itulah, pengacara Tatiana akan mengklaim di Pengadilan Tinggi, Rabu, bahwa penyelesaian ceraian' title='per ceraian'>per ceraian yang terbesar di Inggris itu.

Pengacara Tatiana menyalahkan putra pasangan Farkhad dan Tatiana, Temur (27) yang ditudingnya telah menyembunyikan sebagian aset ayahnya dan bertindak sebagai "penjaga kekayaan" sang ayah.

Baca juga: Akhirnya Misteri Segitiga Bermuda Terungkap, Berawal Munculnya Hewan Misterius nan Mengerikan Ini

Farkhad Akhmedov yang menghasilkan uang dari minyak dan gas, mengklaim telah memberi Tatiana jutaan pound untuk membayar gaya hidupnya yang mewah dan banyak staf rumah tangga.
Farkhad Akhmedov yang menghasilkan uang dari minyak dan gas, mengklaim telah memberi Tatiana jutaan pound untuk membayar gaya hidupnya yang mewah dan banyak staf rumah tangga.

Selain setengah dari kekayaan miliar poundsterling Farkhad, aset yang dipertaruhkan termasuk jet pribadi, senapan Aston Martin, Holland & Holland, dan koleksi seni senilai £ 115 juta (Rp 2,185 triliun)  yang menampilkan lukisan karya Andy Warhol, Mark Rothko, dan Damien Hirst.

Tatiana akan memberikan bukti pada awal sidang tiga minggu, di mana dia akan melawan putranya dengan hubungan antara keduanya rusak dan perpecahan pahit yang menghancurkan keluarga yang lebih luas.

Halaman
1234
Sumber: TribunnewsWiki
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved