Breaking News:

Adik Prabowo Merasa Keluarganya Dizalimi Dihina hingga Difitnah Gegera Korupsi Ekspor Benih Lobster

Adik Menhan Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo merasa keluarganya merasa dizalimi diihina hingga difinah gegara korupsi ekspor benih lobster.

dok.Bangkapos.com
Adik Kandung Prabowo, Hashim Djojohadikusumo-Adik Prabowo Merasa Keluarganya Dizalimi Dihina hingga Difitnah Gegera Korupsi Ekspor Benih Lobster 

BANGKAPOS.COM - Adik Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo merasa keluarganya merasa dizalimi diihina hingga difinah gegara korupsi ekspor benih lobster.

Hashim mengatakan, dirinya yang sempat mengurus izin ekspor benih lobster untuk perusahaannya, PT Bima Sakti Mutiara, merasa kerap dikait-kaitkan dengan dugaan kasus suap ekspor benur.

Bahkan kata dia, anaknya yakni Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, yang mencalonkan diri sebagai Walikota Tangerang Selatan, sangat merasakan dampak dikaitkannya kasus ekspor benur tersebut dengan keluarga Prabowo Subianto.

"Saya atas nama keluarga merasa sangat prihatin. Saya terus terang saja merasa dizalimi, saya merasa dihina, difitnah. Anak saya (Rahayu Saraswati) sangat merasakan," kata Hasyim dalam keterangannya kepada awak media di Jakarta, Jumat (4/12/2020).

Hasyim menuturkan, keluarganya sudah 34 tahun menggeluti usaha di bidang kelautan dan perikanan sejak tahun 1986.

Usaha tersebut bergerak di bidang budidaya mutiara. Namun sejak 5 tahun belakangan, bisnis mutiara mandek dan membuat Hasyim mendulang kerugian.

Akhirnya pada saat itu, muncul ide untuk mendiversifikasikan usahanya ke budidaya sektor lain, seperti budidaya teripang, budidaya kepiting, maupun budidaya lobster.

Namun, Menteri Kelautan dan Perikanan pada saat itu, Susi Pudjiastuti, melarang budidaya apalagi ekspor benih lobster.

Niat budidaya lobster pun diurungkan. Ketika Edhy Prabowo menjabat dan melegalkan budidaya lobster, Hasyim segera mengurus izin pada Mei lalu.

Sejak perizinan diurus, Hasyim mengaku belum pernah sekali pun mengekspor benih lobster.

Halaman
12
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved