Breaking News:

Bangka Tengah Election

Didit-Korari Ajak Masyarakat Hindari Politik Uang

Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Bangka Tengah, Didit Sri Gusjaya dan H Korari Suwondo mengajak masyarakat untuk tidak menerima uang d

Penulis: iklan bangkapos
Editor: khamelia
ist
Didit-Korari Ajak Masyarakat Hindari Politik Uang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Bangka Tengah, Didit Sri Gusjaya dan H Korari Suwondo mengajak masyarakat untuk tidak menerima uang dari kandidat yang maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) untuk mendapatkan dukungan. Hal ini diungkapkan sepekan menjelang hari pencoblosan pada tanggal 9 Desember 2020.

Didit menjelaskan, upaya penolakan politik uang perlu disosialisasikan agar mewujudkan Pilkada yang bermartabat sehingga dapat menlahirkan pemimpin yang benar-benar memihak rakyat. Sebab, dalam demokrasi setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin tanpa memandang agama, ras dan status sosial.

Seluruh masyarakat pun diminta memilih pemimpin yang telah terbukti memberikan perubahan. "Kalau ada oknum-oknum yang mencoba memberikan uang demi mendapatkan dukungan, tegas menolaknya. Jangan berikan masa depan kita lima tahun ke depan hanya untuk kenikmatan sesaat yang tak seberapa itu," kata Didit, Jumat (4/12/2020).

Menurut dia, di saat masa kampanye terbuka pihaknya telah berkomitmen untuk menciptakan suasana yang aman, sejuk, damai, dan kondusif. Terlebih lagi, di tengah merebaknya pandemi virus corona setiap kandidat harus menjaga diri dan lingkungan agar tak menjadi klaster-klaster penularan.

Tak hanya itu, upaya-upaya menjaga kondusivitas kehidupan masyarakat juga akan dilakukan dengan cara saling menghormati masing-masing pasangan calon dengan tidak melakukan ujaran kebencian, menghasut, menghina dan kampanye hitam. Dengan demikian, persatuan dan kesatuan bangsa semakin erat.

"Mari kita manfaatkan Pilkada yang digelar pada 9 Desember 2020 ini sebagai momen untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa di tengah krisis kesehatan yang hampir memukul semua sendi-sendi kehidupan," kata dia.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh H Korari Suwondo yang menyebut politik uang sangat menciderai proses demokrasi yang telah dibangun selama ini. Ia akan turut serta memberikan edukasi-edukasi kepada semua orang agar bisa memberikan pilihan kepada pemimpin yang memiliki keberpihakan kepada rakyat.

"Mari kita jaga demokrasi yang telah berjalan ini agat semakin baik. Kita semua percaya bahwa masyarakat Bangka Tengah tidak mungkin rela menjual nasibnya lima tahun ke depan demi uang yang tak seberapa itu," kata dia.

Sebagai informasi, pada Pilkada 2020 Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan telah menetapkan Didit Sri Gusjaya dan H Korari Suwondo sebagai calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Bangka Tengah. Mereka pun mendapatkan dukungan dari empat partai koalisi yakni Partai Demokrat, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Gelora Indonesia dan Partai Bulan Bintang (PBB). (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved