Breaking News:

Ali Kalora Pantas Sulit Ditangkap, Terungkap Profesi Sebenarnya, Jago Tiarap di Hutan Lebat

Ali Kalora Pantas Sulit Ditangkap, Terungkap Profesi Sebenarnya, Jago Tiarap di Hutan Lebat

Via Surya
Ali Kalora, Pimpinan Kelompok Separatis MIT. ( Kolase Kompas TV dan Wikipedia) 

Ali Kalora Pantas Sulit Ditangkap, Terungkap Profesi Sebenarnya, Jago Tiarap di Hutan Lebat

BANGKAPOS.COM -- Nama Ali Kalora saat ini jadi buruan utama pasukan TNI, pasalnya ia menjadi teroris nomor satu di Indonesia yang paling diburu.

Dikabarkan, kelompok Ali Kalora Cs  sudah terdesak karena kehabisan bekal.

Kabar Ali Kalora CS terdesak karena kehabisan bekal ini diungkapkan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Awi Setiyono di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Rabu (2/12/2020).

Menurut Awi, karena terdesak dan kehabisan bekal, Ali Kalora anggota kelompok Mujahidin Indonesai Timur (MIT) meneror masyarakat, meminta makanan, mencuri, atau merampok dengan kekerasan hingga pembunuhan.

"Selama ini beberapa hasil penyelidikan yang dikasih dalam artian dalam tekanan mereka (MIT) kasih (makanan), tidak dianiaya. Namun kemarin (di Sigi), karena ada perlawanan tidak diberi sehingga yang terjadi demikian," ucap Awi.

Baca juga: TNI-Polri Kesulitan Buru Ali Kalora Cs, Pelaku Sembunyi di Pegunungan Sigi diketinggian 2.500 Meter

Baca juga: Tontaikam, Satuan Elite Kodam Jaya yang Dikerahkan Memburu Kelompok Ali Kalora, Ini Kelebihannya

Baca juga: Strategi Baru Disiapkan Tangkap Ali Kalora, 5 Tahun Diburu, Pasukan Khusus TNI Kini Diturunkan

Saat ini, Satgas Tinombala, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, anggota Brimob, serta prajurit TNI pun masih memburu anggota kelompok MIT yang tersisa 11 orang.

Ali Kalora dan Foto Dokumentasi Apel Pasukan BKO Brimob Kelapa Dua Mabes Polri Untuk Operasi Tinombala 2017 (Tribun Timur via Handover/Kompas (Mansur K103-15))
Ali Kalora dan Foto Dokumentasi Apel Pasukan BKO Brimob Kelapa Dua Mabes Polri Untuk Operasi Tinombala 2017 (Tribun Timur via Handover/Kompas (Mansur K103-15))

Awi mengungkapkan, kondisi geografis menjadi salah satu kendala dalam pengejaran kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.

Menurut keterangan polisi, Ali Kalora cs selama ini bergerak di wilayah pegunungan dengan ketinggian 2.500 meter di atas permukaan laut.

Rentang wilayah pergerakan kelompok itu antara Poso, Parigi Moutong, dan Sigi.

Halaman
1234
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved