Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Dalam Dua Hari Terjadi Empat Insiden di Laut Bangka Belitung, Begini Datanya   

Basarnas  Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel) mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati melakukan aktifitas di

Penulis: Yuranda | Editor: Fery Laskari
climatechange-theneweconomy.com
Ilustrasi Cuaca Ekstrem - Info BMKG: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Beberapa Wilayah Hari Ini dan Besok, Waspada Hujan Petir. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Basarnas  Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel) mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati melakukan aktifitas di perairan. Masyarakat juga harus selalu memperhatikan keselamatan diri. Imbauan tersebut disampaikan Basarnas, seiring buruknya cuaca di perairan daerah ini.

Kepala Basarnas Pangkalpinang, Fazzli mengatakan dalam dua hari ini pihaknya menerima empat informasi kondisi membahayakan manusia, di antaranya satu kecelakaan kapal.

Empat kasus yang dilaporkan tersebut, yakni berkaitan pada cuaca cuaca buruk yang ada di Perairan Babel.

"Empat kasus tersebut dua di antaranya masih ditangani dan dilakukan Operasi SAR Gabungan, yakni aktif satu orang pemancing yang hilang kemarin di Perairan Rebo, yang saat ini memasuki hari ke dua pencarian dan hasil pencarian masih nihil," kata Fazzli, Minggu (6/12/2020)

Selanjutnya satu aktifitas yang membahayakan manusia di Perairan Belitung yakni kecelakaan Kapal KM Indo Bahari terbalik dihantam ombak, daftar pencarian korban sebanyak 13 orang.

Dua kasus lainnya yakni saru orang rekreasi di Pantai Matras yang terseret ombak ketika ingin berfoto di batu pemecah gelombang, Namun korban berhasil selamat di tolong oleh pengunjung dan petugas pantai di sana.

"Terakhir yakni kapal penarik bagan apung yang hampir kehabisan bahan bakar minyak ( BBM ), ketika menarik bagannya ke pinggir namun melawan arus, angin dan gelombang besar," katanya.

Seiring adanya musibah seperti itu, Fazzli, mengimbau agar masyarakat yang beraktifitas di perairan agar selalu memperhatikan keselamatannya.

"Selalu memantau kondisi cuaca sebelum berangkat melaut dan pastikan alat keselamatan selalu ada di dalam kapal," tambahnya

Sementara itu, bagi masyarakat yang ingin berlibur di pantai, agar tidak mandi atau berenang karena saat ini air laut dalam keadaan pasang besar, disertai gelombang tinggi.

Diharapkan bagi orang tua agar menjaga anak-anaknya ketika berlibur di pantai dan apabila ada yang tidak bisa berenang agar tidak masuk ke dalam air.

"Apabila ada kondisi-kondisi membahayakan manusia, kecelakaan kapal, kecelakaan dengan penangan khusus agar segera melaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang atau dengan menghubungi call center layanan bebas 115," imbaunya. (Bangkapos.com/Yuranda)

 
 

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved