Breaking News:

Pilkada Bangka Tengah 2020

Dialog Ruang Tengah Bangka Pos, Begini Kesiapan Bawaslu Jelang Hari Pemilihan 9 Desember 2020

Dialog Ruang Tengah Bangka Pos menghadirkan Ketua KPU Bangka Tengah Rusdi, Ketua Bawaslu Bangka Tengah, Robianto dan anggota Bawaslu Provinsi Bangka

istimewa
Dialog ruang tengah Bangka Pos menghadirkan Ketua KPU Bangka Tengah Rusdi, Ketua Bawaslu Bangka Tengah Robianto dan anggota Bawaslu provinsi Bangka Belitung Andi Budi Yulianto pada Minggu malam (6/12/2020) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--  Dialog Ruang Tengah Bangka Pos menghadirkan Ketua KPU Bangka Tengah (Bateng), Rusdi, Ketua Bawaslu Bangka Tengah, Robianto dan anggota Bawaslu Provinsi Bangka Belitung, Andi Budi Yulianto.

Dialog Ruang Tengah kali ini Tema "Kesiapan Bawaslu Jelang Hari Pemilihan 9 Desember 2020 ".  Dialog Ruang Tengah dipandu oleh Pemimpin Redaksi Bangka Pos, Ibnu Taufik Juwariyanto, Minggu (6/12/2020) malam.

Pembahasan dimulai, soal kesiapan Ketua Bawaslu Bangka Tengah, Robianto mengenai dalam pelaksanaan Pilkada yang hanya tersisa beberapa hari lagi.

Tampak mengenakan baju hitas dilengkapi rompi, Robianto memastikan sudah 80 persen siap, khususnya soal persiapan logistik, baik logistik Pilkada maupun Logistik APD.

"Sudah 80 persen persiapan, pada Selasa (8/12/2020), distribusi logistik ke kelurahan atau desa dan di TPS pada Rabu pagi," ujarnya.

Dia menyebutkan terkait surat suara saat ini dipastikan aman karena banyak proses yang sudah dilakukan oleh KPU. Pengawasan oleh Bawaslu mulai penyortiran untuk mengecek apakah ada surat suara yang rusak kemudian dilakukan pelipatan surat suara.

Ketua KPU Bangka Tengah, Rusdi menambahkan, pihaknya sudah melakukan penyortiran yang terdapat 956 rusak dan kekurangan dan sudah dikirim ulang dari percetakan dan sampai saat ini sudah dilakukan pengepakan termasuk APD.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi Bangka Belitung, Andi Budi Yulianto menyebutkan memang ada surat suara yang tertukar sebelumnya, namun sejauh ini Bawaslu Provinsi tidak menerima kekurangan surat suara.

Kemudian Rusdi melanjutkan bahwa ada skema pencoblosan yakni jam bagi pemilih supaya menghindari kerumunan.

"Kalau dulu namanya C 6, sekarang namanya C pemberitahuan yang di dalamnya sudah ada jadwal atau jam bagi pemilih, pada 9 Desember nanti, misalnya 50 pemilih jam 7 sampai 8 pagi, jam 8 sampai 9 untuk 50 pemilih selanjutnya," kata Rusdi.

Namun, masih mentoleransi bagi pemilih datang tidak sesuai jadwal yang sudah ditentukan, tetapi diharapkan pemilih datang seduai jadwal yang ada guna menghindari kerumunan karena masih dalam Pandemi Covid-19.

Selanjutnya setelah habis waktu pencoblosan sampai Pukul 13.00 wib, barulah mulai melakukan perhitungan suara. (Bangkapos.com / Widodo)

Penulis: Widodo
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved