Breaking News:

KPK Buru Elite PDIP Mensos Juliari Tersangka Korupsi Bansos Covid-19, Sebelumnya Tangkap Menteri Ini

KPK Buru Elite PDIP Mensos Juliari Tersangka Korupsi Bansos Covid-19, Sebelumnya Tangkap Menteri Ini

DOKUMENTASI BNPB
Menteri Sosial Juliari Peter Batubara dalam konferensi pers di Graha BNPB, Kamis (2/4/2020). (DOKUMENTASI BNPB) 

KPK Buru Elite PDIP Mensos Juliari Tersangka Korupsi Bansos Covid-19, Sebelumnya Tangkap Menteri Ini

BANGKAPOS.COM -- Beberapa hari setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menciduk Menteri KKP Edhy Prabowo dalam kasus korupsi ekspor benih lobster, kini KPK memburu Menteri Sosial Juliari Peter Batubara yang sudah ditetapkan sebagai tersangka korupsi Bantuan Sosial Penanganan Covid-19, Minggu (6/12/2020) dini hari.

Adapun Mensos Juliari ditetapkan sebagai tindak lanjut atas operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Kemensos, Jumat (5/12/2020) dini hari.

Sebelumnya KPK melakukan OTT pada Rabu (25/11/2020) sekira pukul 00.30 WIB di beberapa tempat, yaitu Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Tangerang Selatan, Depok, dan Bekasi, yang berujung penetapan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait dengan Perizinan Tambak, Usaha dan/atau Pengelolaan Perikanan atau Komoditas Perairan Sejenis Lainnya Tahun 2020.

Selain Edhy, KPK juga menetapkan enam tersangka lainnya.

Baca juga: Jika BCL Dinikahi Ariel NOAH Terwujud, Unge Untung Besar, Bisa Makin Sukses, Ini Jelasnya

Baca juga: Umi Pipik kini Pilih Lelang Tanaman Hias Monstera Setelah 7 Tahun Tanpa Ustaz Jefri Al Buchori

Baca juga: 5 Cara Ampuh Mengatasi Ponsel Android Anda yang Mulai Lelet

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengenakan rompi oranye usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (25/11/2020). KPK resmi menahan Edhy Prabowo bersama enam orang lainnya terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam kasus dugaan suap proses penetapan ekspor benih lobster. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUN/IRWAN RISMAWAN)
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengenakan rompi oranye usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (25/11/2020). KPK resmi menahan Edhy Prabowo bersama enam orang lainnya terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam kasus dugaan suap proses penetapan ekspor benih lobster. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUN/IRWAN RISMAWAN)

Mereka yaitu Safri (SAF) selaku Stafsus Menteri KKP; Andreau Pribadi Misanta (APM) selaku Stafsus Menteri KKP; Siswadi (SWD) selaku Pengurus PT Aero Citra Kargo (ACK); Ainul Faqih (AF) selaku Staf istri Menteri KKP; dan Amiril Mukminin (AM).

Mereka bersama Edhy ditetapkan sebagai diduga penerima.

Sementara diduga sebagai pihak pemberi, KPK menetapkan Suharjito (SJT) selaku Direktur PT Dua Putra Perkasa Pratama (DPPP).

Sebelumnya, Edhy Prabowo yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Gerindra Bidang Ekonomi dan Lingkungan Hidup ditangkap KPK.

Sedangkan setelah OTT KPK di Kemensos, Mensos Juliari, yang sejak 2010 hingga sekarang, menjabat Wakil Bendahara DPP PDI Perjuangan kini juga ditetapkan KPK sebagai tersangka dugaan korupsi bansos Covid-19.

Halaman
1234
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved