Mahfud MD Nilai Penggerudukan Rumah Ibunya di Pamekasan itu Hal Brutal dan Berbahaya
Mahfud MD Nilai Penggerudukan Rumah Ibunya di Pamekasan itu Hal Brutal dan Berbahaya . . . .
BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan ( Menkopolhukam ) Mahfud MD menilai aksi massa mengggerudug rumah ibunya di Pamekasan Madura beberapa waktu lalu brutal dan berbahaya.
Adapun hal tersebut dikatakan Mahfud MD, mengingat saat kejadian itu, yang tinggal di rumah semuanya perempuan yakni ibunya yang berusia 90 tahun, kakaknya yang berusia 70 tahun, dan dua perawat.
"Tapi memang menurut saya, brutal juga ya orang tiba-tiba demo di rumah orang, itu kan bahaya sekali," kata Mahfud dalam wawancaranya dengan Karni Ilyas di tayangan yang diunggah di kanal Youtube Karni Ilyas Club pada Sabtu (5/12/2020).
Namun atas kejadian tersebut, Mahfud mengatakan tidak melaporkannya kepada polisi.
Baca juga: Ini Tanggapan Mahfud MD Setelah Rumah Ibunya di Madura Digeruduk Massa Pro HRS
Baca juga: Brigjen Hendra Kurniawan, Jenderal Polisi Pertama Keturunan Tionghoa, Kini di Karopaminal Divpropam
Baca juga: Ferdi Menghilang, Nathalie Holscher Geram, Sule Tuduh Istrinya Begini: Kamu Jangan Bohong!
Mahfud memilih tidak melaporkannya karena menurutnya hal tersebut bukan delik aduan melainkan delik umum.
"Saya sendiri tidak melapor apa-apa ke polisi, saya kan tidak mau melapor, itu tugas polisi. Itu kan bukan delik aduan. Delik umum," kata Mahfud.
Berdasarkan lapiran dari Kapolres setempat dan keluarnya, Mahfud menjelaskan awal mulanya sekelompok orang tersebut sebelumnya melakukan unjuk rasa di depan kantor Polres setempat.
Baca juga: Ketua KPK Firli Bahuri Sebut Mensos Juliari P Batubara Bisa Terancam Hukuman Mati
Baca juga: Jika BCL Dinikahi Ariel NOAH Terwujud, Unge Untung Besar, Bisa Makin Sukses, Ini Jelasnya
Baca juga: Umi Pipik kini Pilih Lelang Tanaman Hias Monstera Setelah 7 Tahun Tanpa Ustaz Jefri Al Buchori
Baca juga: Nathalie Holscher Akhirnya Tahu Ritual Pagi Ayah Rizky Febian Setelah Menjadi Istri Sule
Namun setelah perwakilan pengunjuk rasa diterima oleh pihak Polres mereka pulang.
"Ketika pulang itulah, ketika lewat di depan rumah saya, mobil yang paling depan itu, ini rumahnya Pak Mahfud, turun semua. Lalu terjadilah demo di situ. Tapi tidak sampai merusak memang, karena pada waktu itu Kapolresnya sudah datang lalu membubarkan, selesai," kata Mahfud.
(*/ Gita Irawan)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rumah Ibunya Digeruduk Massa, Mahfud MD Nilai Penggerudukan Itu Hal Brutal dan Berbahaya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/prof-mohammad-mahfud-md-oke.jpg)