Breaking News:

Dialog Ruang Tengah Bangka Pos

Masa Tenang Tak Setenang Namanya "Rawan Politik Uang" Begini Kata Mereka

Masa tenang tak setenang namanya. Bagaimana tidak, seperti yang sering terjadi sebelum-sebelumnya, di masa tenang kerap kali terjadi politik uang.

istimewa
Dialog Ruang Tengah Bangka Pos, Minggu (6/12/2020) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Masa tenang tak setenang namanya. Bagaimana tidak, seperti yang sering terjadi sebelum-sebelumnya, di masa tenang kerap kali terjadi politik uang. Oleh sebab itu Bawaslu Provinsi Bangka Belitung (Babel), Bawaslu kabupaten serta KPU dan lintas sektoral akan melakukan pengawasan ketat.

"Masa tenang banyak patroli pengawasan dari Bawaslu Provinsi, kabupaten dan melibatkan banyak pihak serta tak lupa memberikan edukasi kepada masyarakat pemahaman mengenai politik uang," ujar Anggota Bawaslu Provinsi Bangka Belitung, Andi Budi Yulianto saat Dialog Ruang Tengah Bangka Pos, Minggu (6/12/2020) malam.

"Politik uang bertolak belakang dengan Pilkada yang bersih, kami meyakinkan masyarakat, mengedukasi masyarakat mengajak lintas sektor untuk mengawasi politik uang karena politik uang sebagai racun demokrasi," tambah Robianto selaku Ketua Bawaslu Bangka Tengah.

Robianto berharap di masa tenang kampanye mempersempit politik uang sehingga pihaknya mengandeng mahasiswa untuk mengantisipasi dan mengedukasi kepada masyarakat terkait politik uang.

Dikatakan Robianto, selama 71 hari kampanye, para pasangan calon mengkampanyekan dirinya kepada masyarakat itu sudah cukup untuk pendekatan tanpa harus mempengaruhi di masa tenang.

"Masa tenang kampanye tak perlu masyarakat dipengaruhi, supaya masyarakat bisa berintegritas memantapkan pilihannya dan kami Bawaslu akan siap mengawasi proses ini," kata Robianto.

Sementara itu, Ketua KPU Bangka Tengah, Rusdi menyampaikan kampanye sudah habis, semoga apa yang dikampanyekan oleh Paslon masih melekat dihati pemilih dan menghimbau kepada masyarakat untuk datang ke TPS.

Menurut Andi Budi Yulianto, berdasarkan pengamatan dan pengawasan, politik uang tidak terlihat di ruang terbuka dan oleh sebab itu dirinya mengajak semua untuk mengawasi politik uang. (Bangkapos.com/Widodo)

Penulis: Widodo
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved