Berita Pangkalpinang
Satu Pemancing yang Hilang Belum Ditemukan, Pencarian Terkendala Cuaca
Tim SAR Gabungan terus mencari Santo (38) yang hilang di Perairan Pantai Rabo, Sungailiat, Bangka.
Penulis: Yuranda | Editor: nurhayati
BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Tim SAR Gabungan terus mencari Santo (38) yang hilang di Perairan Pantai Rabo, Sungailiat, Bangka. Pencarian hari kedua masih melakukan pencarian terhadap korban tersebut.
Dengan mempertimbangankan arah arus , angin dan gelombang, posko SAR Gabungan dipindahkan ke Pantai Pan Semujur, sebelumnya di Pantai Rebo.
Hal itu mengingat penemuan kapal korban di Sampur pada, Sabtu (5/12/2020) kemarin.
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dengan membagi dua sektor. Sektor I, dengan koordinat, A 2°1'54.15"S 106°12'56.60"E, B 2°1'54.53"S 106°16'4.52"E, E 2°11'8.62"S 106°16'1.72"E, F 2°11'14.37"S 106°12'56.60"E, Luas Search Area I : 28,5 NM2
Sektor II, B 2°1'54.53"S 106°16'4.52"E, C 2°1'54.15"S 106°21'41.09"E, D 2°11'14.37"S 106°21'41.09"E, E 2°11'8.62"S, 106°16'1.72"E, Luas Search Area II : 51,6 NM2
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang Fazzli mengatakan, kendala dalam pencarian hari ini, yakni arus, angin dan gelombang yang kuat, situasi dilapangan sering berubah-ubah sehingga pencarian tidak maksimal.
"Iya, sama seperti kemarin, kendala dengan cuaca yang kurang baik, semoga untuk hari ini kondisi cuaca mendukung, dan berterimakasih kepada para unsur yakni BPBD Bangka Tengah , Pramuka Peduli, Laskar Sekaban, nelayan Setempat dan masyarakat setempat yang selalu berperan aktif pada misi kemanusiaan ini" ungkap Fazzli.
Diterjang Badai, Satu Pemancing Hilang
Dua orang pemancing hilang di Perairan Pantai Rebo Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung, Sabtu (5/12/2020) pukul 03.30 WIB dinihari.
Berdasarkan informasi, pelapor Zaidan mengatakan dua pemancing bernama Santo (38) dan Didot (35) keduanya merupakan warga Semabung Lama, Kota Pangkalpinang.
Mereka berangkat pergi memancing pada hari Jumat (4/12/2020) sekitar pukul 15.00 WIB. Memancing di perairan Pantai Rebo Sungailiat, Bangka.
Namun sekitar pukul 23.00 WIB, cuaca di lokasi hujan sehingga ke dua pemancing tersebut berteduh di bagan serta mengikat kapalnya di bagan tersebut.
Selang beberapa lama dikarenakan angin kencang dan besarnya gelombang , kapal tersebut terlepas dari bagan dan hanyut.
Mengetahui kapalnya terlepas, Santo berupaya mengejarnya dengan cara berenang dan sampai saat ini, Santo tidak diketahui keberadaannya.
Mengetahui kejadian tersebut rekan korban Didot meminta bantuan dan menginformasikan kepadanya (Zaidan--red) yang selanjutnya menghubungi Kantor SAR guna meminta bantuan SAR.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang (Basarnas Babel) Fazzli membuka Operasi SAR Gabungan dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Guna mempercepat penemuan korban yang hilang atas nama Santo.
"Saat ini tim sudah di lapangan kita berangkatkan pada Pukul 03.50 tadi. untuk tim ikut serta dalam Operasi SAR Gabungan saat ini dilapangan sudah ada satu tim SAR Basarnas Babel, Polair Polda Bangka Belitung dan Masyarakat setempat," kata Fazzli, Sabtu (5/12/2020).
Tak berapa lama, tim melakukan penyisiran menggunakan Rigid Inflatable Boat Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan dan mengevakuasi korban Didot (35) dalam keadaan selamat pada pukul 08.00 WIB.
"Didot ditemukan pada kordinat 01.59.125'S 106.18.561'E. selanjutnya korban diserahkan ke keluarga korban yang sudah menunggu di Pantai Rebo," jelas Fazzli.
Saat ini Tim SAR Gabungan masih berupaya melakukan pencarian terhadap Santo dengan membagi tim menjadi 2 yakni , satu tim menggunakan Rigid Inflatable Boat dan satu tim lainnya menggunakan rubber boat, dengan luas are pencarian seluas 17,8 NM persegi.
"Hingga sekarang Tim SAR Gabungan belum menemukan, Santo, yang hanyut saat mengejar kapalnya yang hanyut," kata Fazzli
Atas peristiwa ini, Fazzli mengimbau kepada nelayan agar memperhatikan keadaan cuaca saat ini, karena sudah masuk bulan Desember dan cuaca tidak menentu.
"Apabila ingin melaut dapat melihat informasi cuaca dahulu yang ada di BMKG, dan pastikan kelengkapan keselamatan pada kapal lengkap dan apabila mengalami masalah segera memberitahukan kepada kami di layanan bebas pulsa 115 atau ke nomor (0717) - 9100389 / 4261338," imbaunya.
( Bangkapos.com / Yuranda )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pemancing-il1.jpg)