Breaking News:

Opini

Perlunya Peran Aktif Pemuda Dalam Pilkada 2020

Pilkada merupakan salah satu kunci untuk memilih pemimpin, yang idealnya berorientasi pada masalah kesejahteraan

ist
Falih Nasrullah 

Dalam iklim demokrasi, salah satu topik yang mendesak yang perlu dikaji saat ini adalah bagaimana upaya meningkatkan partisipasi politik masyarakat, khususnya terkait dengan peran (civil society). Pergeseran paradigma dari (state centered) menjadi (society centered) memberikan peluang yang lebih besar kepada masyarakat untuk turut serta mengembangkan kehidupan demokrasi di negeri ini. Artinya, pemuda harus berperan lebih signifikan dalam pengembangan kehidupan politik.

Sebagai bagian dari komponen bangsa, pemuda tidak dapat melepaskan diri dan menghindar dari politik, sebab hakikat manusia termasuk pemuda adalah (zoon politicon) atau mahluk politik.

Pemuda merupakan sosok idealis, sosok yang kuat tetapi perlu motivasi, kelompok yang memiliki peran tetapi butuh arena. Kelompok yang menentukan masa depan tetapi perlu diberikan kesempatan dan kelompok potensial yang dapat apa saja namun perlu pengakuan.

Sejarah telah mencatat betapa peran dan kiprah pemuda dalam melakukan perubahan peradaban, dan pencerahan sangatlah menentukan tidak terkecuali dalam kehidupan politik.

Sentuhan idealisme dan daya kritis pemuda sangatlah diperlukan utamanya dalam mengawal proses transisi demokrasi yang sedang kita laksanakan saat ini.

Pilihan terhadap sistem demokrasi dalam menata kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, membutuhkan dukungan semua pihak untuk mengawal proses demokrasi agar dapat berjalan dan mempercepat pencapaian tujuan mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.

Proses demokrasi yang sedang kita laksanakan saat ini perlu dikawal, agar tidak terjadi stigma negatif terhadap demokrasi itu sendiri.

"Jangan sampai berkembang anggapan bahwa demokrasi justru menjadikan rakyat sangsara, harga-harga menjadi mahal, rakyat susah untuk mendapat penghidupan, kerusuhan terjadi dimana-mana, oleh karenanya lebih baik kembali ke masa otoriter seperti pada masa yang lalu".

Stigma ini tentu akan sangat berbahaya bagi keberlangsungan sistem demokrasi yang dianggap sebagai pilihan terbaik bagi kemaslahatan masyarakat.

Dari pemaparan tersebut, penulis berharap partisipasi politik pemuda dalam kehidupan demokrasi menjadi sangat penting dan strategis.

Halaman
1234
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved