Breaking News:

Berita Otomotif

Toyota Rush Laris Manis di Pasar Domestik Maupun Mancanegara

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat pertumbuhan segmen low sport utility vehicle (LSUV) selama tiga bulan berturut-

Penulis: Sela Agustika | Editor: Fery Laskari
istimewa
Tampilan Toyota Rush 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat pertumbuhan segmen low sport utility vehicle (LSUV) selama tiga bulan berturut-turut mengalami peningkatan positif. 

Berdasarkan rilis yang diterima Leni, Perwakilan PT Istana Agung Main Dealer Toyota Bangka Belitung, menyebutkan pada September 2020, pasar yang diisi oleh Toyota Rush, Daihatsu Terios, Mitsubishi Xpander Cross, hingga Suzuki XL7 ini berhasil mencapai angka penjualan sebesar 6.124 unit, naik 25,6 persen dari bulan sebelumnya. 

Sementara pada Agustus 2020 lalu, penjualannya meningkat hampir dua kali lipat yakni dari 2.263 unit menjadi 4.874 unit.

Torehan tersebut sejalan dengan peningkatan total penjualan domestik (+30 persen) usai dilonggarkannya pembatasan sosial berskala besar atau PSBB sejak memasuki kuartal III/2020 pada periode sama. 

Berdasarkan data Gaikindo, Toyota Rush menjadi SUV murah dengan penjualan terbanyak di September 2020, angka 3.313 unit. Hasil ini bertambah dari bulan lalu sebanyak 2.215 unit. 

Tepat berada di bawahnya, ada Daihatsu Terios dengan 1.514 unit dan Mitsubishi Xpander Cross 727 unit. Secara keseluruhan, dua produk itu juga mengalami pertumbuhan walau tak terlalu besar. 

Pabrikan Suzuki dengan produk barunya, XL7 si mobil gagah nan modern ini mengalami penurunan secara bulanan dari 764 unit menjadi 5,17 unit.

Adapun DFSK Glory 560 dan Honda BR-V masih berada di partai terbawah dengan masing-masing mencapai angka penjualan 32 unit serta 21 unit.

Sekretaris Jenderal Gaikindo, Kukuh Kumara menyatakan, peningkatan ini menunjukkan bahwa industri otomotif Indonesia sedang menuju ke arah yang baik usai mengalami titik terendah di Mei 2020 lalu. Kendati demikian, secara kumulatif penjualan mobil nasional belum pulih sepenuhnya. Capaian sepanjang Januari-September 2020 masih meninggalkan selisih hingga 53,6 persen dari periode sama tahun lalu. 

Secara detail, dia menyebutkan penjualan retail tahun ini hanya berhenti di angka 407.830 unit sedangkan tahun lalu berhasil mencapai 759.938 unit (-53,6 persen). Adapun untuk penjualan secara wholesales tahunan (yoy) melemah 49,3 persen yakni dari 755.094 selama Januari-September 2019 menjadi 372.046 unit.

Hingga saat ini diakuinya Toyota masih menjadi merek kendaraan bermotor roda empat dengan angka penjualan tertinggi dengan torehan 13.234 unit, diikuti Daihatsu (11.204 unit) dan Mitsubishi (6.630 unit). Nissan yang sempat mengalami kenaikan signifikan pada bulan sebelumnya terpaksa kembali di bawah Honda dengan torehan 1.421 unit. (Bangkapos.com/Rilis/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved