Breaking News:

Pilkada Bangka Barat 2020

Warga Jangan Golput, Pardi Ajak Datang ke TPS Gunakan Hak Suara

Ketua KPU Bangka Barat, Pardi mengajak seluruh masyarakat menggunakan hak pilih pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat, 9 Desember 2020

Penulis: Antoni Ramli | Editor: Fery Laskari
Bangkapos/Nordin
Ketua KPUD Bangka Barat, Pardi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ketua KPU Bangka Barat, Pardi mengajak seluruh masyarakat menggunakan hak pilih pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat, 9 Desember 2020 mendatang.

Dikatakan Pardi, Masyarakat juga tak perlu cemas untuk datang ke TPS. Pasalnya, KPU telah menyiapkan sejumlah alat pelindung diri (APD) bagi para pemilih. KPU juga menyiapkan, tempat cuci tangan, sabun cair, handsenitizer hingga tisu.

" Jangan Golput , kami minta masyarakat menggunakan hak pilihnya, jangan takut ke TPS karena
kemarin kami sudah menyelesaikan untuk APD. Jadi APD itu semua sudah lengkap, apa saja APD yang ada dalam TPS. Mulai dari yang pertama, kita menyediakan air cuci tangan disediakan sabunnya, kalau tidak mau pakai sabun handsanitezer alkohol, ada tisunya di situ," ujar Pardi, Senin (7/12/2020)

Selain itu, prtugas ketertiban TPS juga melakukan pengecekan suhu tubuh, bagi tiap warga yang datang mencoblos.

"Petugas ketertiban kami akan melakukan pengecekan suhu menggunaka thermogan, kalau suhunya di bawah 37,3 maka dia (Pemilih -red) akan diperbolehkan masuk," katanya.

Pemilih juga akan diberikan sarung tangan plastik sebelum mendapat surat suara dari petugas TPS. "Kemudian diberikan sarung tangan plastik untuk sekali pakai, untuk menulis daftar hadir sebelum mendapat surat suara. Setelah  memilih sarungnya langsung dibuang disitu, baru jarinya ditetes tinta," kata Pardi memastikan proses cuci tangan berlaku saat masuk dan keluar TPS.

Tak hanya soal Prokes bagi warga yang datang, namun APD juga diperuntukan bagi petugas di masing masing TPS, baik pelindung wajah, sarung tangan karet, masker hingga pakaian Hazmat jika diperlukan.

"Kemudian untuk petugas kami dilengkapi, face shield (pelindung wajah -red), sarung tangan karet, masker dan ditambah dengan pakaian Hazmat kalau memang ada kasus," tegasnya. (Bangkapos.com/Anthoni)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved