Breaking News:

PEMILIH Pakai Sarung Tangan Plastik saat Mencoblos Guna Cegah Virus Corona

Sarung tangan itu mestinya setelah dipakai harus dibuang ke tempatnya. Namun warga ini membawa pulang sarung tangan untuk cuci piring

kolase bangkapos.com
sarung tangan plastik cegah covid19 

BANGKAPOS.COM - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang digelar Rabu (9/12/2020) kali ini memang berbeda dari tahun sebelumnya. 

Semua dikarenakan pandemi covid-19.

Virus yang diyakini telah menelan banyak korban jiwa ini telah membuat semua sektor berubah. 

Biasanya, setiap pencoblosan pemilih hanya datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) sesuai data masing-masing atau undangan yang telah diterima. Atau bisa juga menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai bukti memiliki hak memilih. 

Setelah itu pemilih akan masuk ke bilik suara dan menggunakan hak pilihnya. 

Kertas suara yang dicoblos akan dimasukkan ke dalam kotak yang telah ditentukan.

Kemudian satu jari akan dicelupkan ke tinta sebegai bukti pemlih telat menggunakan hak pilihnya dan tidak diperkenankan memilih kembali pada waktu yang sama. 

Rentetan proses pencoblosan itu sejak pandemi corona berubah. 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pilkada menambahkan aturan lain. 

Mereka membuat standar yang telah disepakati bersama yaitu menyediakan cuci tangan, sabun, hand sanitizer hingga sarung tangan plastik. 

Halaman
1234
Penulis: Edy Yusmanto (CC)
Editor: Edi Yusmanto
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved