Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Sebelas Insiden Terjadi di Bangka Belitung Akibat Cuaca Buruk

Bulan Desember 2020, Basarnas Bangka Belitung (Babel) mencatat ada 11 laporan kondisi yang membahayakan manusia, terjadi di Perairan Kepulauan

Penulis: Yuranda | Editor: Fery Laskari
Bangkapos.com/Yuranda
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang (Basarnas Babel), Fazzli. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Bulan Desember 2020, Basarnas Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel) mencatat ada 11 laporan kondisi yang membahayakan manusia, terjadi di Perairan Kepulauan Bangka Belitung. Insiden naas ini disebabkan oleh cuaca buruk, beberapa hari terakhir.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang (Basarnas Babel), Fazzli mengatakan 11 laporan terkait kondisi membahayakan manusia dan kecelakaan kapal yang ada di Perairan Bangka Belitung, disebabkan memburuknya cuaca.

Kondisi ini diperparah adanya La Nina secara umum dapat dikatakan sebagai fenomena iklim yang berlawanan, mengakibatkan anomali cuaca berupa peningkatan curah hujan di Wilayah Bangka Belitung.

Fazzli melanjutkan, Basarnas Babel telah menyiapkan personil serta alut yang standby 24 jam, persiapan ini di perlukan karena peristiwa tersebut mengingat bulan desember.

"Pada tahun-tahun sebelumnya banyak laporan kondisi membahayakan manusia serta kecelakaan kapal," kata Fazzli kepada Bangkapos.com, Rabu (9/12/2020)

Fazzli mengimbau, kepada seluruh masyarakat yang beprofesi sebagai nelayan agar memperhatikan keselamatannya,  dikarenakan saat ini cuaca buruk.

"Bila perlu jangan melaut dahulu sampai cuaca membaik.  Saya berharap masyarakat dapat mengindahkan imbauan ini sehingga di Babel ini tidak ada musibah apapun itu," imbaunya.

Selain itu, Fazzli melanjutkan kepada masyarakat kegiatan yang dilakukan di perairan pantai agar memperhatikan faktor  keselamatan, selalu menggunakan baju pelampung.

"Menurut pemantauan ramalan BMKG dan  Basarnas menganalisa kondisi seperti ini di perkirakan sampai bulan Februari 2021. Kami juga menyediakan panggilan darurat, ke nomor 115 dan +627179100389," tambahnya.(Bangkapos.com / Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved