Breaking News:

Bupati Mulkan Intip Strategi Bangkitnya Pariwisata di Jogja

Menggeliatkan kembali sektor pariwisata menjadi langkah yang harus diprioritaskan di awal 2021 mendatang.

Penulis: ibnu Taufik juwariyanto | Editor: rusmiadi
Bangkapos.com /Ibnu Taufik Juwariyanto
BUPATI Bangka Mulkan, saat beraudiensi dengan PHRI DIY di Hotel Ruba Graha DIY, Kamis (10/12/2020) siang 

BANGKAPOS.COM , JOGJA - Menggeliatkan kembali sektor pariwisata menjadi langkah yang harus diprioritaskan di awal 2021 mendatang.

Untuk itulah Bupati Bangka Mulkan mengajak sejumlah jajaran dari Pemkab Bangka berkunjung ke Jogja, untuk mengawali langkah tersebut.

Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Daerah Istimewa Yogyakarga (DIY) menjadi pihak yang disasar Mulkan, untuk berdiskusi terkait sektor pariwisata ini, Kamis (10/12/2020).

Diterima Deddy Pranowo selaku Ketua DPD PHRI DIY, jajaran Pemkab Bangka berdiskusi panjang lebar terkait kondisi pariwisata yang sedang terpuruk lantaran pandemi.

“Kami berharap bisa membawa pulang ide dan juga gagasan, agar pariwisata di Bangka bisa kembali bangkit. Kami pastikan kalau soal venue pantai dan destinasi lainnya, Bangka sangat kaya, tapi kami ingin belajar banyak ke kawan kawan PHRI DIY, untuk memaintenance semuanya,” kata Mulkan.

Kepala Bappeda Bangka, Pan Budi Marwoto lebih fokus bagaimana peran pemerintah daerah untuk mensuport pariwisata.

“Kami telah membuat banyak regulasi yang memudahkan sektor pariwisata, namun barangkali kami juga perlu tahu sebenanrnya, apa yang dibutuhkan kawan kawan PHRI,” kata Pan Budi.

Penerapan Protokol Kesehatan

Terpisah, Deddy Prabowo menyampaikan bahwa situasi pariwisata di Jogja belum sepenuhnya bangkit, namun belum sepenuhnya baik.

“Sejujurnya kami belum balik normal, tapi lebih beruntung dibanding Bali. Bali segmennya banyak wisatawan asing, sementara Jogja dari awal bermain di wisatawan lokal,” kata Deddy Pranowo.

Satu hal yang menjadi catatan menurut PHRI DIY untuk membangkitkan sektor pariwisata adalah penerapan protokol kesehatan.

“Langkah awal yang harus kita lakukan adalah menciptakan kepercayaan. Kita kabarkan bahwa Jogja aman dan nyaman dikunjungi. Nah untuk meyakinkan itu, hotel dan juga pelaku pariwisata harus memastikan penerapan protokol kesehatan,” kata Deddy.

Dalam kesempatan tersebut, Deddy juga menunjukkan keseriusan PHRI DIY terkait penerapan protokol kesehatan, dengan sertifikasi protokol kesehatan untuk hotel yang diterbitkan oleh Pemkot Jogja.

“Ide ide inilah yang kami ingin tahu sehingga bisa kami modifikasi di Bangka,” kata Mulkan. (*).

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved