Breaking News:

Pengakuan Gisel soal Video 3 Tahun Lalu ke Hotman Paris Jadi Babak Baru, Benarkah Video Itu

Pengakuan Gisel soal Video 3 Tahun Lalu ke Hotman Paris Jadi Babak Baru, Benarkah Video Itu

Editor: Teddy Malaka
instagram
Hotman Paris menjelaskan soal kasus video syur mirip Gisel. Terbaru, pelapor desak Hotman Paris diperiksa penyidik Polda Metro Jaya. 

Hal tersebut seolah jadi titik terang soal isu pemeran video syur tersebut diduga adalah Gisel.

Mengenai pengakuan Gisel kepada Hotman Paris, pihak kepolisian pun akhirnya buka suara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengakua kan menanyakan perihal kesaksian Hotman Paris itu kepada pihak kepolisian.

"Nanti saya tanyakan ke penyidik ya perkembangannya," ujar Yusri Yunus kala ditanya soal pengakuan Hotman Paris.

Saat itu, pihak kepolisian masih fokus kepada sosok pengunggah pertama video syur tersebut.

"Sekarang kita masih mengejar, siapa sih yang pertama menyebarkan video tersebut serta mencari siapa yang ada di video ini. Kita menunggu dari ahli forensik," kata Yusri Yunus.

Karenanya jika diperlukan, Gisel akan kembali diperiksa pihak kepolisian.

"Kalau memang diperlukan dipanggil lagi saudara GA, Kita akan melakukan pemanggilan tersebut," sambung Yusri Yunus.

Sebelumnya menurut Hotman Paris, ada sejumlah aspek yang bisa membuat pemeran video syur mirip Gisel bebas dari jeratan hukum.

Video syur mirip Gisel hingga kini masih menjadi tanda tanya.

Gisel sendiri menampik bahwa pemeran di video syur tersebut adalah dirinya.

Hotman Paris pun kini tak mau asal bicara soal video syur mirip Gisel.

"Kita kan belum tahu siapa cewek di video tersebut, dugaan sementara masih mirip artis terkenal, kita gak tahu, " kata Hotman Paris dikutip TribunnewsBogor.com dari akun Youtube Beepdo.

Hotman Paris hanya memperingatkan agar berhati-hati.

Hotman Paris berkaca pada kasus video asusilo Cut Tari.

"Yang jelas saya ingatkan hati-hati, karena dulu saya pegang kasus CT, saya pengacaranya, yang ada CT, LM sama cowok AR," kata Hotman Paris.

Menurut Hotman Paris pemeran pria di video syur Cut Tari tidak menyebarkan video tersebut.

"AR tidak menyebarkan, waktu itu ada mahasiswa datang ke rumahnya ternyata itu ada di laptop di meja, oleh pengadialan dianggap kelalaian, " kata Hotman Paris.

Hotman Paris menerangkan bila memang terbukti menyebarkan akan dikenakan Undang-Undang ITE.

"Jadi hati-hati anda yang bikin video kalau itu menyebar harusnya kan secara pasal 27 ayat 1 Undang-Undang ITE harus menyebarkan ancaman hukumannya 6 tahun, tapi kasus si AR lalai kena juga, " kata Hotman Paris.

Tak hanya satu pasal, ada dua pasal lain yang bisa menjerat pelaku video syur.

"Itu baru satu, tapi yang paling bahaya Undang-Undang pornografi karena ada kata-kata termasuk memproduksi, walau tidak menyebar bisa dikaitkan dengan uu pornografri ancaman hukumannya 12 tahun penjara," kata Hotman Paris.

Terakhir pasal yang bisa menjerat yakni soal perjinahan.

Pasal ini berlaku bila pemeran pria dilaporkan oleh istrinya sendiri.

"Satu lagi pasal si cowok itu ada istri gak kalau ada istri bisa lapor perjinahan, jadi ada 3 pasal," kata Hotman Paris.

Hotman Paris menceritakan ketika dulu Cut Tari tak dipenjara karena disuruh mengaku.

Hotman Paris mengatakan dalam kasusnya, Cut Tari sama sekali tak mengetahui adegan ranjangnya direkam.

"Waktu itu saya yang suruh mengaku, dia tidak tahu apa-apa dia cuma sibuk dia kan, yang produksi kan bukan dia, tapi kan dia tidak tahu bukan persetujuan dia," kata Hotman Paris.

Berbeda dengan video syur mirip Gisel.

Menurut Hotman Paris, pemeran wanita di video syur mirip Gisel justru terlihat mengendalikan kamera.

"Kalau kasus kemarin yang mirip artis kayanya tangannya aktif, hidupin hpnya itu termasuk anda tafsirkan sendiri," kata Hotman Paris.

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Pengakuan Gisel soal Video 3 Tahun Lalu ke Hotman Paris Jadi Babak Baru, Polisi Akan Lakukan Ini.

Penulis: khairunnisa
Editor: Vivi Febrianti

Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved