Breaking News:

Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19, Jumli Sebut Pengalaman dan Pembelajaran Baru

Provinsi Bangka Belitung kini telah menyelesaikan proses pemungutan suara, dalam pesta demokrasi Pilkada 2020 yang digelar di empat daerah

Ist/Jumli
Pemerhati Kebijakan Publik sekaligus Ketua Lembaga Partisipasi Pengawas dan Pemerhati Pelayanan Publik Bangka Belitung (LP5 Babel), Jumli Jamaluddin. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Provinsi Bangka Belitung kini telah menyelesaikan proses pemungutan suara, dalam pesta demokrasi Pilkada 2020 yang digelar di empat daerah yang dilakukan pada Rabu (09/12/2020) kemarin.

Empat daerah seperti Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Bangka Selatan, Kabupaten Bangka Tengah, dan Belitung Timur kini tengah menunggu keputusan resmi dari KPU terkait hasil Pilkada serentak 2020.

Terkait hal itu Ketua Lembaga Partisipasi Pengawas dan Pemerhati Pelayanan Publik Bangka Belitung (LP5 Babel) Jumli Jamaluddin mengungkapkan pandanganya terkait jalannya pilkada yang baik, lancar, aman, dan kondusif.

"Persoalan teknis yang terjadi di lapangan tidak menjadi kendala kelancaran pemungutan suara, dan pihak penyelenggara dan pelaksana di lapangan sudah mengantisipasi kemungkinan terjadinya potensi kendala. Sehingga secara umum hampir tidak ada kendala yang signifikan, dalam penyelenggaraan maupun pelaksanaan pemungutan suara pada hari H kemarin," ujar Jumli, Kamis (10/12/2020).

Selain itu walaupun Pilkada kali ini digelar ditengah pandemi Covid-19, namun dengan adanya protokol kesehatan rasa kekhawatiran masyarakat pun berkurang hingga dapat menaikkan angka partisipasi pemilih.

"Dengan penerapan protokol kesehatan yang dijaga dan dipantau langsung oleh pihak aparat Kepolisian bersama TNI, disetiap TPS maupun dengan kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Maka rasa kekhawatiran tersebut menjadi berkurang, sehingga tidak menyurutkan semangat dan partisipasi masyarakat untuk datang ke TPS memberikan hak suara atau hak pilihnya," jelasnya.

Lebih lanjut Jumli juga menekankan Pilkada saat ini untuk dapat dijadikan pembelajaran, guna membuat pesta demokrasi selanjutnya dapat lebih baik.

"Tentunya hal ini dapat dijadikan sebagai pengalaman baru dan pembelajaran baru, dalam pesta demokrasi ditengah musibah pandemi seperti saat ini untuk yang akan datang," tuturnya.

Sementara itu Jumli juga mengingatkan untuk tetap menjaga suasana yang kondusif, baik itu dari para pasangan calon ataupun masyarakat.

Meskipun hasil penghitungan suara  sementara sudah menunjukkan jumlah angka perolehan suara masing-masing paslon dan sudah menunjukkan keunggulan perolehan, namun ini masih berupa hasil sementara maka

"Sebaiknya para paslon maupun pendukungnya tetap bisa menjaga ketenangan situasi dan kondisi yang aman dan kondusif, dengan tetap melakukan pemantauan terhadap penghitungan perolehan suara. Jika ada koreksi ataupun kekeliruan maupun temuan-temuan dan  pelanggaran, maka sebaiknya ikuti mekanisme dan prosedur yang sudah diatur oleh peraturan yang berlaku untuk itu," katanya.

"Demikian juga halnya bagi para pendukung masing-masing paslon tetap harus menjaga situasi dan kondisi yang aman dan kondusif, serta bersatu kembali seperti semula sebab berbeda pilihan itu adalah hal biasa dan mutlak hak masing-masing memilih jagoannya didalam kancah pesta demokrasi," ungkapnya.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved