Breaking News:

Kisah Pasukan Manusia Serigala Hitler di Perang Dunia II, Antara Kenyataan dan Propaganda

Saya sangat biadab, saya dipenuhi dengan amarah. Lily si Manusia Serigala adalah nama saya

Editor: Iwan Satriawan
Wikimedia Commons
Ilustrasi manusia serigala. 

BANGKAPOS.COM- Pada beberapa bulan terakhir Perang Dunia II, pasukan Sekutu masuk lebih dalam menyudutkan pasukan Nazi Jerman bersamaan dengan Krasnaya Armiya (tentara merah) Soviet yang menyematkan militer Jerman di front Timur.

Kondisi itu membuat Adolf Hitler dan para pejabat Nazi senior prihatin.

Mereka mencari upaya terakhir untuk menjaga ideologi mereka tetap membara: supernatural.

Hitler menciptakan 2 gerakan " Manusia Serigala": pertama, sebuah kelompok tentara paramiliter resmi dan kedua, pejuang partisan ad hoc.

Meski tidak mencapai kemenangan yang mutlak, propaganda kedua kelompok itu terbukti efektif dalam menebar teror dan melemahkan spirit tentara Sekutu yang berhasil menduduki wilayah Jerman.

Sejak awal perang, Hitler memang sudah mengangkat cerita rakyat Jerman dan legenda okultisme untuk melengkapi "performa" Nazii.

Dalam buku Hitler's Monsters: A Supernatural History of the Third Reich karya Sejarawan Eric Kurlander yang dikutip dari Smithsonian Magazine, di antara pesona mitologi yang disajikan Hitler adalah "Manusia Serigala".

Kurlander menulis, "Berdasarkan para pakar folklor Jerman abad ke-19 dan awal abad 20, manusia serigala mewakili bentuk kecacatan, namun dengan cara yang sangat tepat meski bengis, berkaitan dengan hutan, darah dan tanah."

Terminologi "Manusia Serigala" nyatanya dikatakan Kurlander sebagai perwakilan dari kekuatan dan kemurnian Jerman dalam melawan penyusup.

Bagaimana tim "Manusia Serigala" bekerja?

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved