Breaking News:

Berawal dari Film Action, Ketua TP PKK Melati Erzaldi Ikuti Kejurnas Menembak

Ketua TP PKK Melati Erzaldi mengaku menantang diri untuk mengikuti Lomba Menembak Piala Gubernur Cup 2020 karena terinspirasi dari film action.

Editor: Fery Laskari
istimewa
Ny Melati Erzaldi 

BANGKAPOS.COM , BANGKA – Ketua TP PKK Melati Erzaldi mengaku menantang diri untuk mengikuti Lomba Menembak Piala Gubernur Cup 2020 karena terinspirasi dari film action.

Berlangsung di Lapangan Tembak Depati Bahrin, Pangkalan Baru, Ketua TP PKK Melati Erzaldi mengikuti lomba menembak dengan kategori International Practical Shooting Confederation (IPSC) level 2 dengan jumlah 6 stages.

Berbeda dengan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman yang menggunakan pistol standart, Ketua TP PKK Melati Erzaldi menggunakan Pistol Caliber Carbine (PCC) tanpa optik sambil mengarahkan moncong senapan ke arah sasaran tembak.

“Kita tidak akan tau kalau belum dicoba,” ungkapnya.

Olahraga ini cukup membuat penembak berkeringat, meningkatkan adrenalin, serta membakar kalori mengingat senapan PCC yang digunakan cukup berat.  

Tak ingin kalah, Danlanal Kolonel Laut Dudik Kuswono, Kapolda Brigjen Pol. Anang Syarif Hidayat, Danlanud Letnan Kolonel Navigator Sunardi, Danrem 045 Garuda Jaya Brigjen TNI M. Jangkung Widyanto, serta Ketua Umum Pengurus Besar Perbakin, Letjen TNI Joni Suprianto, turut menjadi peserta lomba.

Para Forkopimda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Ketua TP PKK Melati Erzaldi ini berhasil menyelesaikan lomba dengan aman tanpa didiskualifikasi.

Dalam kesempatan ini, Ketua TP PKK Melati Erzaldi juga mengapresiasi kepengurusan Perbakin Babel yang telah mengadakan lomba menembak ini dengan kategori yang beragam dalam rangka HUT Provinsi Kepulauan Babel.

“Walau kepengurusan baru saja terbentuk, Perbakin sudah aktif dan antusias untuk mengadakan perlombaan ini,” ungkapnya.

Tidak hanya berasal dari Bangka Belitung, Kejurnas Menembak Piala Gubernur Cup 2020 Babel ini mampu mendatangkan peserta hingga dari Pulau Jawa.

Perlombaan bertaraf nasional ini tentunya juga mendatangkan juri yang mumpuni dari tingkat nasional.

Sebelum perlombaan dimulai para peserta akan dikumpulkan terlebih dahulu untuk membicarakan teknis perlombaan. Para peserta lomba diperbolehkan untuk mempelajari kondisi lapangan sebelum pertandingan dimulai agar mengenal medan sekaligus menentukan sasaran mana yang akan ditembak terlebih dahulu. (*)

Penulis : Natasya
Foto : Iyas Zi | Umar
Editor : Listya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved