Breaking News:

Virus Corona

Sambut Vaksin, Belitung Siapkan Pelatihan dan Lokasi Penyimpanan

Jelang vaksinasi massal yang akan digelar pemerintah, pelatihan pemberian vaksin mulai dilakukan. Tak hanya itu, tempat penyimpanan vaksin pun mulai d

Editor: Teddy Malaka
TRIBUNNEWS/BIRO PERS/MUCHLIS Jr
Vaksin Covid-19 buatan Sinovac tiba di Kantor Pusat Bio Farma, Bandung, Senin (7/12/2020). Vaksin asal Cina tersebut tiba di Indonesia melalui terminal cargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu (6/12/2020) malam. 

BANGKAPOS.COM -- Jelang vaksinasi massal yang akan digelar pemerintah, pelatihan pemberian vaksin mulai dilakukan. Tak hanya itu, tempat penyimpanan vaksin pun mulai disiapkan.

Satu di antara pemerintah daerah yang semangat menyambut proses ini adalah, Pemerintah Kabupaten Belitung. 

Pemerintah Kabupaten Belitung saat ini telah menyiapkan tempat penyimpanan vaksin corona atau Covid-19.

Selain itu, sejumlah petugas kesehatan pun mulai dilatih dalam memberikan vaksin kepada
masyarakat.

Terdapat dua lokasi rencana tempat penyimpan vaksin tersebut. Laboratorium Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Belitung dan RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung.

"Kalau melihat dua tempat ini, kemungkinan di Dinas Kesehatan, karena lab (laboratorium) nya agak besar," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Belitung, H MZ Hendra Caya kepada Bangka Pos, Minggu (13/12).

Hendra menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Belitung hingga saat ini belum mendapatkan informasi tentang pembagian vaksin tersebut.

Namun satuan tugas (satgas) percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Belitung tetap akan berupaya mendapatkan vaksin tersebut.

"Kami nanti tetap akan koordinasi, tapi biasanya nanti diatur langsung pembagiannya oleh kementerian dan melihat zona juga. Kemungkinan kota-kota besar dulu, tapi kami sudah antisipasi sebagai tempat penyimpanannya," ujar Hendra.

Ia menambahkan, kemungkinan vaksin Covid-19 akan tiba di Belitung pada awal tahun 2021, antara bulan Januari atau Februari.

Namun masih menunggu surat dari Kementerian Kesehatan, tentang pembagian vaksin tersebut.

"Kami harap seperti itu, tahun depan sudah diterima. Nanti tetap ada hitung-hitungan dari Pemerintah Pusat, Belitung dapat berapa vaksin. Pusat yang menentukan, karena mereka memegang data update setiap hari di setiap daerah," ujarnya.

Apabila telah mendapat vaksin tersebut, menurut Hendra, kali pertama pemerintah akan memberikan kepada orang-orang yang menjadi garda terdepan dalam percepatan penanganan covid-19 di Belitung.

Karena orang-orang tersebut memiliki risiko tinggi tertular. Kedua, kepada orang-orang yang bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Seperti tenaga medis dan pelayan masyarakat. Walaupun mereka bertugas menggunakan APD, tetapi tetap
memungkinkan bisa tertular, contohnya sekarang tenaga medis sudah ada yang tertular," pungkasnya. (*)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved