Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Kru Kapal Isap Kebangsaan Thailand yang Memiliki Gejala Klinis Covid 19 Meninggal Dunia

K meninggal dunia tadi pagi. Pasien tersebut diduga terpapar Covid - 19 berdasarkan gejala yang dialami saat di rawar ke RSBT Muntok tadi malam.

Warta Kota
Ilustrasi Pemulasaran Jenazah Covid-19 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - K, seorang crew Kapal Isap Produksi (KIP) berkebangsaan Thailand meninggal dunia, Selasa ( 15/12/2020 ).

Sekretaris GTPPC - 19 Bangka Barat, Sidarta Gautama mengatakan, K meninggal dunia tadi pagi. Pasien tersebut diduga terpapar Covid - 19 berdasarkan gejala yang dialami saat di rawar ke RSBT Muntok tadi malam.

K dibawa ke RSBT Muntok, sekitar Senin (14/12/2020) tengah malam tadi. Prosesi pemakaman  jasad K sesuai SOP protokol kesehatan.

Namun karena K beragama Budha, pihaknya masih berkoordinasi dengan para tokoh agamanya sebelum melaksanakan pemakaman.

"Kabarnya meninggal pagi tadi.  Pemakamannya menerapkan protokol kesehatan. Kami masih tokoh agama Budha dan ini baru di koordinasi. Swab sudah diambil di RSBT," kata Sidarta, Selasa ( 15/12/2020 ) via telepon..

Lanjut Sidarta, pihak RSBT telah mengambil sampel swab K, namun sebelum sample tersebut dikirim ke Pangkalpinang, K lebih dulu meninggal dunia.

"Tidak lama kita ngirim sample dia sudah meninggal duluan pagi tadi. Karena dia masuknya tadi malam.  Tapi karena ada suspect seperti Corona sesak nafas segala macam akhirnya mereka diisolasi kemudian diambel sample, pagi tadi dikirim pagi tadi dia meninggal," jelasnya.

Pasca adanya suspect covid 19 tersebut,  pihaknya  berencana  melakukan tracking di kapal tempat K bekerja.

"Nanti saya sampaikan ke kawan - kawan pengurus kapal PT. Timah untuk melakukan tracking di kapal dan sebagainya. Yang penting kami tangani dulu yang meninggal ini," pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Juru Bicara GTPPC - 19 Bangka Barat, dr. Hendra mengatakan, gejala klinis dan hasil rontgen Tuan K memang mengarah ke Covid - 19.

"Semalam masuk RSBT Muntok jadi waktu masuk dengan gejala demam, dirontgen dan ditangani specialist tadi pagi dibaca hasil rontgen-nya mengarah ke Covid," ujar dr  Hendra.

Namun kepastian apakah Tuan K terpapar Covid 19 atau tidak kata dia baru dapat disimpulkan setelah hasil swab-nya keluar.

"Kalau sekarang kami belum bisa memastikan bahwa itu Covid, tapi karena antisipasi dan kehati - hatian, jenazahnya tetap kita perlakukan seperti menangani pasien Covid.  Ini belum positif baru diduga karena gejala gejala klinisnya seperti sesak dan ada hasil rontgen- pnemonia mengarah ke Covid," pungkasnya. (Bangkapos/Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved