Breaking News:

DERETAN Kasus 'Zombie Angelina Jolie' yang Resmi Masuk Penjara 10 Tahun di Iran

Seorang selebgram yang berdandan dan mengedit fotonya agar tampak seperti " Zombie Angelina Jolie", resmi dipenjara selama 10 tahun di Iran.

Penulis: tidakada004 | Editor: Edi Yusmanto
(INSTAGRAM via NEW YORK POST)
Sahar Tabar selebgram Iran berjuluk Zombie Angelina Jolie dijatuhi hukuman penjara 10 tahun pada Sabtu (12/12/2020). 

BANGKAPOS.COM , TEHERAN - Seorang selebgram yang berdandan dan mengedit fotonya agar tampak seperti " Zombie Angelina Jolie", resmi dipenjara selama 10 tahun di Iran.

Sahar Tabar (19) yang bernama asli Fatemeh Khishvand, menggaet hampir 500.000 followers dengan mengunggah fotonya yang kurus kering bak mayat hidup atau zombie.

Dilansir Kompas.com dari New York Post pada Sabtu (12/12/2020), pengacara Tabar mengonfirmasi hukuman 10 tahun penjara yang didapat kliennya.

Menurut The Guardian, " Zombie Angelina Jolie" itu menghasut anak-anak muda untuk korupsi dan tidak menghormati Iran sebagai Republik Islam.

Dia juga didakwa mengajak orang-orang untuk berbuat kekerasan, ketika ditangkap pada Oktober 2019 bersama tiga selebgram lainnya, lalu tv pemerintah Iran menyiarkan pengakuannya pada akhir Oktober tahun lalu.

Pengacaranya kemudian mencoba membebaskan si " Zombie Angelina Jolie" pada April usai dia mengidap Covid-19 di penjara. Akun Instagram-nya juga dinonaktifkan.

"Leluconnya membuatnya masuk penjara," twit jurnalis dan aktivis Iran, Masih Alinejad. Ibunya pun dilaporkan menangis setiap hari, meminta agar putrinya dibebaskan.

Kemudian menurut laporan The Guardian, catatan medis menunjukkan terdakwa menderita penyakit jiwa dan memiliki riwayat kunjungan ke RSJ. Hukuman untuknya seharusnya bisa dikurangi.

Alinejad lalu meminta bantuan kepada para aktris dan aktivis kemanusiaan untuk membantu Tahar.

"Iran punya riwayat menyiksa perempuan. Kami harus bersatu melawan apartheid gender ini," tegasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ""Zombie Angelina Jolie" Resmi Dipenjara 10 Tahun di Iran, Ini Deretan Kasusnya..."

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved