Breaking News:

Pria Wajib Tahu, Ini 8 Kebiasaan yang Menurunkan Jumlah Sperma, Testis Anda Bisa Mengecil

Berbeda dengan wanita dalam menghasilkan sel telur, seorang pria akan terus menghasilkan sperma baru

Medical News Today
Ilustrasi sperma 

BANGKAPOS.COM -- Berbeda dengan wanita dalam menghasilkan sel telur, seorang pria akan terus menghasilkan sperma baru setiap harinya.

Oleh karena itu, menurut spesialis endokrinologi reproduksi dan infertilitas dari Miami, Florida, Armando Hernandez-Rey, MD, produksi sperma lebih mungkin untuk ditingkatkan melalui perubahan gaya hidup.

Dengan gaya hidup yang lebih sehat, seseorang bisa memastikan sperma yang dihasilkannya berkualitas dan memiliki jumlah yang sesuai.

Kecuali jika orang tersebut memiliki kecenderungan genetik atau penyakit kronis seperti diabetes yang dapat memengaruhi produksi sperma.

sel sperma
sel sperma (Shutterstock)

Lalu, bagaimana seseorang tahu bahwa jumlah sperma yang diproduksinya dianggap rendah?

"Analisis air mani mengukur lima parameter dasar yang sangat penting untuk menilai apakah seorang pria subur, rata-rata, atau tidak subur,” kata Hernandez-Rey, seperti dilansir Men's Journal.

Meskipun hanya membutuhkan satu sperma untuk membuahi sel telur, semakin banyak sperma yang Anda miliki, semakin besar peluang kehamilan.

Perlu diketahui pula bahwa oligospermia atau jumlah sperma yang rendah adalah penyebab utama ketidaksubutan pada pria.

Menurut Healthline, jumlah sperma dianggap rendah jika berada di bawah 15 juta sperma per mililiter (mL) air mani, meskipun rata-ratanya sekitar 75 juta sperma per mL.

Hernandez-Rey dan ahli urologi dari Penn State Health Milton S. Hershey Medical Center, Joseph Clark, M.D menyebutkan beberapa hal yang bisa menurunkan jumlah sperma, antara lain:

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved