Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Jelang Natal dan Tahun Baru, Disperindag Rakor HKBN, Cegah Kenaikan Harga Barang

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag)  Bangka Belitung (Babel) menggelar rapat koordinasi (Rakor) hari besar keagamaan nasional (HBKN),

Penulis: Riki Pratama | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com/riki pratama
Disperindag Babel gelar Rakor Hari Besar Keagamaan Nasional,Rabu (16/12/2020) di Hotel Santika Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM ,BANGKA -- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag)  Bangka Belitung (Babel) menggelar rapat koordinasi (Rakor) hari besar keagamaan nasional (HBKN), Rabu (16/12/2020) di Hotel Santika Pangkalpinang.

Tujuanya untuk menjaga kestabilan harga  dan pasokan barang kebutuhan bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru 2021. 

Kegiatan dilaksanakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama instansi terkait lainya, seperti Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Babel, Perum Bulog Cabang Bangka dan Belitung, Satgas Pangan Provinsi Babel.

Disperindag kabupaten dan kota serta para pelaku usaha ketika itu membahas kestabilan harga bahan pokok dan pasokan barang kebutuhan bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru 2021.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung di wakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakata dan SDM Provinsi Babel, Toni Batu Bara.

Toni menjelaskan, pertemuan ini membahas upaya dan langkah-langkah strategis yang akan di ambil untuk menyambut pelaksanaan hari besar keagamaan.

Karena dalam perayaan hari keagamaan nasional akan terjadi lonjakan permintaan masyarakat akan kebutuhan bahan pokok.

"Tentu saja lonjakan itu menjadi perhatian dari pemerintah  dan semua  stakeholder yang terkait terutama dari faktor ketersediaan pasokan dan harga bahan pokok yang ada di Babel. Saya selaku kepala pemeritahan di daerah bersama seluruh OPD terkait," jelas Toni dalam kegiatan tersebut, Rabu (16/12/2020).

Ia mengatakan, pemerintah memiliki kewajiban untuk dapat memastikan ketersediaan bahan pokok dan harga yang tejangkau oleh masyarakat Babel.

"Saya sangat berharap pada Rakor HBKN semua peserta dapat berdiskusi sehingga dapat memberikan solusi dan mengantisipasi permasalahan yang mungkin muncul dalam pelaksanaan HBKN yaitu lonjakan harga," katanya.

Dia juga menegaskan bahwa ada beberapa  hal yang sudah dilakukan Pemprov Babel untuk menjaga kondisi perekonomian yaitu terus berkordinasi dengan  pemeritah pusat dan berkolaborasi  mengembalikan dan menstabilkan perekonomian di provinsi ini, pasca pandemi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Babel, Sunardi dalam laporanya menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Babel, terus berkomitmen untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga barang  kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru 2021.

"Diperlukan sinergitas  antara pemerintah pusat dan daerah serta para pelaku usaha dalam menjaga pasokan atau stok dan stabilitas harga barang kebutuhan pokok serta persoalan yang dihadapi. Terutama ketika terjadi kelangkaan barang dan lonjakan harga yang menimbulkan keresahan di masyarakat," katanya.

Sunardi menambahkan, arahan pemerintah pusat kepada daerah dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru 2021 di antaranya menyangkut pemantauan perkembangan harga dan pasokan barang kebutuhan pokok.

"Kemudian dapat memetakan alur distribusi barang kebutuhan pokok, melakukan identifikasi keberadaan pelaku usaha distibusi barang. Kebutuhan pokok dan mengawal kelancaran distribusi ketersediaan pasokan dan stabilitas harga barang dan kebutuhan pokok masyarakat," ujarnya.(Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved