Breaking News:

Penanganan Covid 19

Simulasi Penerapan Protokol Kesehatan Pilkades Serentak 15 Desa di Belitung

Dalam simulasi ini memperlihatkan tahapan hari pencoblosan diperagakan mulai dari pelantikan KPPS, warga berdatangan sampai teknis penghitungan.

Editor: rusmiadi
Posbelitung.co / Dede S
Suasana simulasi pelaksanaan Pilkades Serentak 2020 yang berlangsung di halaman antor Satpol PP Kabupaten Belitung, Selasa (15/12/2020). 

BANGKAPOS.COM - Sebanyak 15 desa di Kabupaten Belitung direncanakan akan mengelar pemilihan kepala desa (pilkades) secara serentak, pada hari Minggu (20/12/2020) mendatang.

Sebagai persiapan pemungutan suara pilkades mengikuti protokol kesehatan, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPKBPMD) Kabupaten Belitung bersama Satpol PP menggelar simulasi, Selasa (15/12/2020).

Simulasai yang berlangsung di halaman Satpol PP Belitung dilaksanakan oleh panitia Pilkades Desa Air Saga, disaksikan pihak terkait.

Dalam simulasi ini memperlihatkan tahapan hari pencoblosan diperagakan mulai dari pelantikan KPPS, warga berdatangan sampai teknis penghitungan.

"Ini untuk pemantapan saja, jadi kami ambil sampel Desa Air Saga. Sebenarnya untuk teknis tidak ada perbedaan, penekanannya pada penerapan protokol kesehatan sesuai Permendagri Nomor 72 itu," ujar Kepala DPPKBPMD Kabupaten Belitung Suksesyadi.

Ia mengatakan simulasi tersebut menjadi pedoman pelaksanaan bagi desa lainnya. Oleh sebab itu, kegiatan simulasi didokumentasikan dengan video oleh Diskominfo dan akan disebarkan kepada panitia desa lainnya.

Menurutnya jelang pelaksanaan tanggal 20 Desember 2020 mendatang, hanya tinggal pemantapan.

Sementara itu Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) memastikan pelaksanaan pilkades serentak pada tanggal 20 Desember 2020, akan menerapkan protokol kesehatan.

"Kami memastikan pelaksanaan pilkades serentak yang diikuti 15 desa ini akan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.  Sebelumnya pihak penyelenggara sudah diberikan pemahaman oleh satuan gugus tugas," kata Sanem.

Ia menekankan agar protokol kesehatan diterapkan secara benar saat pemungutan pilkades nanti. Sebab akan diikuti oleh ribuan pemilih yang akan menyampaikan hak suaranya di tempat pemungutan suara.

"Panitia penyelenggara harus menaati aturan prokes di semua TPS dengan menyediakan air untuk mencuci tangan, mengatur jarak pemilih masuk di dalam TPS dan mengukur suhu serta mengharuskan pemilih memakai masker," kata Sanem

Satgas Covid-19, lanjut Sanem akan turun ke lapangan saat pemilihan untuk melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan di semua TPS.(*)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved