Breaking News:

Permintaan Aa Gym, Jokowi-Ma'ruf, Puan Maharani, DPR dan Menteri Lebih Dulu Disuntik Vaksin Covid-19

Permintaan Aa Gym, Jokowi-Ma'ruf, Puan Maharani, DPR dan Menteri Lebih Dulu Disuntik Vaksin Covid-19

Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
instagram
KH Abdullah Gymnastiar 

Permintaan Aa Gym, Jokowi-Ma'ruf, Puan Maharani, DPR dan Menteri Lebih Dulu Disuntik Vaksin Covid-19

BANGKAPOS.COM,  JAKARTA -- Pembina Pondok Pesantren Daarut Tauhid sekaligus penceramah Abdullah Gymnastiar atau lebih dikenal sebagai Aa Gym meminta agar vaksin coronavirus disease 2019 (Covid-19) dilakukan terlebih dahulu keada sejumlah pejabat.

Adapun mereka yaitu, Presiden Joko Widodo ( Jokowi ), Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua DPR Puan Maharani, jajaran menteri dan sejumlah pejabat di tanah air.

Mereka diminta menjadi klaster pertama orang yang bersedia disuntik vaksin.

Aa Gym pun meminta para pejabat itu berani maju dan sukarela sebagai golongan pertama sebelum tenaga kesehatan.

Hal itu menurut Aa Gym sebagai upaya memberikan rasa percaya kepada warga negara terkait keamanan dan efikasi vaksin.

Baca juga: Protesnya Ridwan Kamil: Mengapa Kepala Daerah Terus yang Diminta Tanggung Jawab?

Baca juga: Mulai 18 Desember 2020, Ke Jakarta Wajib Rapid Test Antigen, ini Beda Rapid Test Antibody & Tes PCR

Baca juga: Update Covid-19 Bangka Belitung Rabu (16/12/2020): 41 Kasus Baru, Meninggal 24 dan 1.218 Sembuh

"Memang bagus vaksin kalau sudah terbukti teruji, supaya masyarakatnya percaya, ya Pak Presiden, Wakil Presiden, Ketua MPR, Ketua DPR, para Menteri, dan para Jenderal yang pemberani itu harus berani divaksin dulu, kalau nanti ingin masyarakat yakin.

Nanti barisan kedua mungkin petugas kesehatan," kata Aa Gym dalam Talkshow dan Sosialisasi Penanganan Covid-19 yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Rabu (16/12).

Aa Gym pun menilai, bila upaya itu tidak dilakukan, maka akan lahir golongan masyarakat yang enggan divaksin karena khawatir akan efek samping dari vaksin.

Pembina Pondok Pesantren Daarut Tauhid ini pun mengaku bakal bersedia menjadi orang yang divaksin asal pemerintah dapat memastikan efikasi, keamanan, dan kehalalan vaksin.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved