Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kapal Pengangkut 650 Ton Pupuk Tenggelam, Basarnas Pangkalpinang Ditugaskan Evakuasi Tujuh ABK

Kapal (KLM) Lima Saudara mengalami kecelakaan laut. Kapal pengangkut 650 ton pupuk itu, tenggelam diterjang gelombang tinggi di Perairan Tanjung Putin

Penulis: Yuranda | Editor: Fery Laskari
istimewa
Tim SAR Gabungan Evakuasi 7 Awak Kapal KLM Lima Saudara yang mengalami kecelakan laut di Perairan Tanjung Puting, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Jumat (18/12/2020). (Ist/Basarnas Pangkalpinang, Babel) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Kapal (KLM) Lima Saudara mengalami kecelakaan laut. Kapal pengangkut 650 ton pupuk itu, tenggelam diterjang gelombang di Perairan Tanjung Puting, Pangkalanbun, Kalimantan Tengah. Kamis (17/12/2020).

Kapal yang ditumpangi satu Nahkoda dan Enam Anak Buah Kapal (ABK) yakni Ambotang Nahkoda, Bahtir, Maraudi, Muatari, M Arifin, Supriyadi dan Kamaludin, berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan.

"Tujuh orang ABK Kapal KLM Lima Saudara berhasil diselamatkan oleh MV Nord Fortune yang sedang berlayar dari Pelabuhan Kariangau Balikpapan menuju Singapura," kata Kepala Basarnas Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel, Fazzli, kepada Bangkapos.com, Jumat (18/12/2020).

Kata Fazzli, berdasarkan informasi yang didapatkan Basarnas Command Center bahwa Kapal KLM Lima Saudara Pada Tanggal 14 Desember 2020 berangkat dari Gresik menuju Air Hitam, Pangkalanbun.

Pihaknya menerima informasi, dan berkoordinasi dengan pihak kapal MV Nord Fortune dan Owner Kapal KLM Lima Saudara, guna melakukan medivac. Setelah sepakat, selanjutnya, Tim SAR Gabungan menurunkan Kapal KN 246 KARNA.

"Rencana evakuasi akan kita bawa ke Dermaga Dirpolairud Polda Babel dan langsung melaksanakan rapid test setelah itu akan kita serahkan ke Dinas Sosial," kata Fazzli.

Kapal KN KARNA telah lepas sandar dari dermaga pada Pukul 05.00 WIB tadi, ia berharap tim yang di lapangan tidak mendapatkan kendala apapun sampai kembali ke dermaga lagi.

Menurut Fazzli, Basarnas Babel menggelar Apel Kesiapan Siaga SAR Khusus, hal ini guna  mengantisipasi dalam rangka Natal dan tahun Baru 2021.

"Mempersiapkan diri dalam memberikan pelayanan jasa SAR kepada masyarakat Bangka Belitung dengan memastikan kesiapan personil maupun peralatan dan alat utama SAR," tegasnya.

Kemudian katanya, diperlukan juga sinergitas dan koordinasi dengan instansi dan lembaga terkait, sehingga apabila terjadi kecelakaan maupun bencana akan dapat ditangani secara cepat dan terorganisir.

"Adapun perubahan cuaca saat ini kami mengimbau, agar masyarakat baik yang akan bekerja, maupun berlibur untuk benar benar memperhatikan cuaca dari BMKG dan selalu mempersiapkan peralatan keselamatan untuk diri sendiri maupun orang disekitar kita. Apabila masyarkat membutuhkan bantuan SAR agar menghubungi call centre 115," imbau Fazzli. (Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved