Berita Pangkalpinang
Rusli, Tokoh Kritis dan Pemberani itu Telah Pergi
Bangka Belitung kembali berduka dan kehilangan tokoh pentingnya. Pada Senin (21/12/2020) Pukul 06.28 WIB telah wafat H Rusli Rachman di RS Karyadi
Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Bangka Belitung kembali berduka dan kehilangan tokoh pentingnya. Pada Senin (21/12/2020) pukul 06.28 WIB telah wafat H Rusli Rachman di RS Karyadi Semarang Jawa Tengah.
Rusli merupakan tokoh pendidikan di Kepulauan Bangka Belitung dan pernah terpilih menjadi anggota DPD-RI mewakili tanah kelahirannya Negeri Serumpun Sebalai dalam rilis kepada bangkapos.com.
Selama masa hidupnya Rusli banyak berkarier di dunia pendidikan dan pernah menjadi guru dan kepala sekolah di STM Negeri Pangkalpinang, bertugas di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka, Kabid di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumsel, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengkulu serta Yogyakarta.
Ia Juga pernah menjabat Kepala Badan Diklat Departemen Pendidikan dan kebudayaan.
Setelah pensiun dari dunia birokrasi dan sejalan Provinsi Babel berdiri, Rusli kembali ke kampung halaman untuk menjadi calon Anggota DPD-RI.
Lantaran popularitasnya cukup tinggi dan didukung penuh kalangan dunia pendidikan dan masyarakat Babel akhirnya Rusli terpilih menjadi anggota DPRD-RI.
Selama menjabat anggota DPD-RI Rusli sering kali bersikap kritis dan memberikan masukan kepada Pemprov Babel maupun pemda kabupaten di Babel.
Bahkan Rusli yang dikenal dekat dengan almarhum H Zulkarnain Karim Walikota Pangkalpinang kerap tampil dalam acara-acara yang digelar Pemkot Pangkalpinang.
Biasanya dalam kegiatan ini Rusli selalu mengajak dan melibatkan kalangan insan pers.
Rusli juga dalam sejarah hidupnya pernah menerbitkan beberapa buku termasuk yang ditulis oleh orang dekatnya Ahmadi Sofyan.
Bahkan ia menulis di sejumlah media massa, tulisan Rusli sangat tajam dan kritis.
Apalagi bila ia menulis soal pendidikan dan dampak negatif tambang liar di Bangka Belitung.
Tulisan Rusli ini sangat disukai pembaca karena mengupas fakta yang sebenarnya terjadi di masyarakat disertai data yang akurat.
Tanpa lelah sebagai seorang senator Rusli selalu menyuarakan aspirasi masyarakat. Berbagai dikusi kerap berlangsung seru lantaran dihadiri Rusli termasuk saat penulis dan Ahmadi Sofyan mengundangnya sebagai pembicara di media Pangkalpinang Pos.
Sosoknya yang tegas, kritis, dan pemberani nampaknya menurun dari sang kakak, almarhum Mayor Sjafri Rachman Bupati Bangka yang terbunuh akibat sabotase PKI di Selat Bangka.
Sedangkan sang adik adalah Bustami Rachman mantan Rektor UBB yang sekarang menjadi pemimpin lembaga adat Babel.
Akhirnya kita ucapkan selamat jalan kepada Pak Rusli. Namamu akan selalu berkibar dan kami kenang.
Termasuk sebagai sosok yang kritis dan berani bersuara untuk kepentingan Bangka Belitung.
( Bangkapos.com / Rilis / Cici Nasya Nita )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pemprov1.jpg)