Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Tak Ingin Merepotkan, Oma Yanti Rela Tinggal di Panti Jompo, Air Mata Menetes saat Kangen Anaknya

Berlinang air mata dengan suara yang tersendat, Yanti (74) atau yang akrab disapa Oma mengungkapkan rasa rindunya kepada keempat anaknya

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Oma Yanti yang kini harus duduk di kursi roda dan sudah tinggal di Bhakti Kasih Siti Anna sejak 2011 lalu, Senin (21/12/2020). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Berlinang air mata dengan suara yang tersendat, Yanti (74) atau yang akrab disapa Oma mengungkapkan rasa rindunya kepada keempat anak dan cucunya.

Rasa rindunya ini diutarakan Oma Yanti yang kini sudah tinggal, di Panti Sosial Lansia Bhakti Kasih Siti Anna sejak 2011 lalu.

Duduk di atas kursi roda dengan beberapa perban yang menempel di kakinya akibat penyakit diabetes yang dideritanya, Oma Yanti mengaku ingin bertemu kembali dengan anak-anaknya. 

Namun walaupun memiliki rasa kangen, Oma Yanti mengungkapkan tak ingin memaksakan keinginannya karena keempat anaknya kini dua berada di Jakarta dan dua lagi sedang berada di Amerika untuk bekerja.

"Sekarang lagi corona gini, dia gak berani datang. Saya datang ke sini bukan karena paksaan anak, tapi memang saya yang pengen ke sini. Jadi bukan paksaan anak-anak, memang saya yang mau disini," ungkap Oma Yanti, saat ditemuai Bangkapos.com, Senin (21/12/2020) di Panti Sosial Lansia Bhakti Kasih Siti Anna. 

Keikhlasan hati untuk tinggal di panti sosial pun bukannya tanpa sebab, hal ini dikatakan Oma Yanti karena rasa sayangnya terhadap keempat anaknya dan tak ingin merepotkan keluarga anaknya.

"Anak kerja kita sendiri di rumah, kalau dia kerja ya ganggu dia. Mendingan di sini ada yang jaga, ada yang cuci baju. Gak mau merepotkan anak ya, karena sayang sama anak. Karena dia juga punya keluarga, punya anak yang harus diurus juga," ucapnya.

Baca juga: Kisah Perjuangan Sri Hingga Sukses Sekolahkan Tiga Anak ke Jenjang Sarjana

Baca juga: Semua Indah Bila Ikhlas, Kisah dr Riza, Ibu Tunggal yang Juga Sukses Jadi Wanita Karir

Baca juga: Sosok Ibu Sangat Penting di Dalam Keluarga , Perlakukan dengan Istimewa

Namun tak dipungkiri rasa kangennya kepada anak-anak hingga cucunya, pun seringkali dirasakan oleh Oma Yanti yang seringkali rasa kangennya pun hanya dapat disampaikannya lewat telepon.

"Sering telepon seminggu ada tiga kali, ngobrol-ngobrol ya paling nanya sehat gak atau gimana. Saya kangen lah pernah nangis juga sama cucu juga kangen, cucu itu kalau saya kangen dia tahu pasti ada nelpon saya," tuturnya.

Lebih lanjut Oma Yanti yang sudah lama tak bertemu secara langsung, dengan anaknya ini juga bertepatan dengan hari Ibu yang diperingati setiap 22 Desember juga menyampaikan pesan untuk keempat anaknya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved