Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Update Kasus Corona di Bangka, 1 Pasien Positif Covid-19 asal Jakarta Meninggal,86 Orang Dikarantina

Masyarakat harus waspada karena kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Bangka kembali bertambah.

Penulis: Nurhayati (CC) | Editor: nurhayati
istimewa
Jubir Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Masyarakat harus waspada karena kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Bangka kembali bertambah.

Bahkan berdasarkan data Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Bangka, kembali satu pasien terkonfirmasi Covid-19 meninggal dunia.

Pasien yang meninggal dunia tersebut berinisial ASK usia 76 tahun. Pasien ini merupakan imported case, datang dari Jakarta untuk berkunjung ke rumah saudaranya di Jelutung, Sinar Jaya, Kecamatan Sungailiat.

Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Boy Yandra menjelaskan bahwa pasien tersebut mempunyai riwayat penyakit diabetes, ginjal kronis dan hati kronis.

Rencananya pemakaman pasien Covid-19 yang meninggal dunia ini akan dimakamkan di TPU Kemujan.

Untuk itu  tim dari TRC dan TPU  Kemujan sedang melakukan penggalian liang lahat.

"Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka saat ini sudah lengkap untuk membantu dalam proses pemakaman almarhum" kata Boy Yandra.

Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Bangka pada, Selasa 22 Desember 2020, di Kabupaten Bangka kembali menambah kasus positif terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 7 orang dan ada 11 orang yang dinyatakan sembuh.

Ketujuh pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 yaitu PA (25) warga Belinyu, SH (38) warga Sungailiat, E (31) warga Sungailiat, SH (37) warga Pemali, SH (34) warga Sungailiat, AA (30) warga Sungailiat dan satu orang inisial ASK (76)  meninggal dunia.

Jadi total kasus Covid-19 di Kabupaten Bangka sudah berjumlah 501 orang, sembuh 409 orang dan yang 86 orang masih melakukan isolasi dan karantina. Sedangkan yang meninggal dunia meninggal sebanyak 6 orang.

"Kepada masyarakat kami mengimbau untuk selalu melakukan 3M dengan baik dan benar, seperti memakai masker seketika berada di luar rumah, mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir kemudian menjaga jarak antar sesama," pesan Boy Yandra.

Selain itu juga dia menginformasikan untuk pelaksanaan rapid test antigen akan dilaksanakan mulai besok, tanggal 23 sudah bisa dilakukan di RSUD Depati Bahrin Sungailiat yang dimulai pukul 09:00 wib sampai 11:00 WIB dengan biaya mandiri.

( Bangkapos.com / Nurhayati )

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved