Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Tempat Tongkrongan Membandel Tidak Taat Prokes Akan Kena Sanksi Tutup Satu Minggu

Sejumlah tempat di Kota Pangkalpinang dirazia oleh Satgas Covid-19, TNI Polri serta Satpol PP Provinsi Bangka Belitung Sabtu, (26/12/2020) malam.

Penulis: Yuranda | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Yuranda
Satgas Covid-19, TNI Polri dan Satpol PP Provinsi Bangka Belitung menggelar razia yustisi di Warkop Yumin, Jalan Masjid Jamik, Kota Pangkalpinang, Sabtu (26/12/2020) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sejumlah tempat di Kota Pangkalpinang dirazia oleh Satgas Covid-19, TNI Polri serta Satpol PP Provinsi Bangka Belitung Sabtu, (26/12/2020) malam.

Razia tersebut dilaksanakan oleh petugas guna mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 di wilayah kota Pangkalpinang diketahui pasien terpapar semakin bertambah.

Operasi yustisi ini terbentuk dalam 5 tim, hal itu dibentuk guna mengimbau kepada pemilik rumah makan, warung kopi dan tempat yang bisa mengumpulkan massa, agar menerapkan protokol kesehatan, serta mengurangi pengunjung di tempat tersebut.

Petugas yang terbentuk dalam 5 tim tersebut tim 1, menyasar sekitar Jalan Masjid Jamik, dan sekitar tim 2 Lampu Merah Jalan Muntok, tim 3 Jalan Ahmad Yani, tim 4 seputran alun alun, dan tim 5 seputar kantor pos, Kota Pangkalpinang.

Satu di antara tempat keramaian yang disasar tim gabungan yustisi yakni warung kopi yumin, tim yang dipimpin oleh Karops Polda Babel Kombes Pol Sihar Manurun.

Di sana dia mengimbau pemilik warung tersebut agar menyediakan tempat cuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak saat berkunjung ke tempat tersebut.

"Untuk jumlah pengunjung dikurangi dengan mengurangi jumlah kursi di sini. Jaga jarang minimalis satu dan dua meter, jumlah kursi harus dikurangkan 50 persen," imbau Kombes Pol Manurung, kepada pemilik warkop yumin, Sabtu (26/12/2020).

Katanya, minimal untuk satu meja khusus empat orang, terlebih lagi bagi pengunjung sebelum meninggalkan tempat ini harus membayar dulu.

"Bayar dulu sebelum meninggalkan tempat warkop ini," katanya mengimbau kepada pengunjung.

Namun masih ditemukan di tempat tersebut belum menerapkan sebagian dari prokes.

Kegiatan ini baru bersifat imbauan, belum menerapkan sanksi kepada pemilik warung kopi. Namun kalau sudah diingatkan masih belum juga mengindahkan Satgas Covid-19 akan menutup tempat warkop, warung makan, dan tempat lainnya.

"Ini kami hanya mengimbau saja, nanti akan ditutup jika tidak mengindahkan imbauan ini, penutup tersebut akan dilaksanakan oleh Satpol PP, sanksinya selama satu minggu," tambangnya.

Hal ini pihaknya lakukan, karena semakin banyak penambahan pasien yang terpapar virus corona atau Covid-19 di wilayah Kota Pangkalpinang. Selanjutnya tim bergeser ke tempat yang lainnya.

(Bangkapos.com/Yuranda)
 

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved