Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Plt Ketua DPRD Sebut Sektor Kesehatan dan Ekonomi Jadi Prioritas di Bangka Belitung di Masa Pandemi

Plt Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Amri Cahyadi, mengatakan, untuk pembangunan tahun 2021 tetap harus terus digerakkan

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Riki Pratama
Plt Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Amri Cahyadi. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Plt Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Amri Cahyadi, mengatakan, untuk pembangunan tahun 2021 tetap harus terus digerakkan, terutama dalam upaya pemulihan ekonomi di masyarakat.

Menurutnya antara kesehatan dan ekonomi harus sama-sama dibangkitkan saat ini.

"Harapan kita sama memahami sedang pandemi Covid-19, tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan dan sangat terasa pada ekonomi pendapatan dan sebagainya. Sehingga keduanya ini harus diselamatkan sisi kesehatan dan pemulihan ekonomi. Salah satu dengan belanja pemerintah melalui APBD melaku kan intervensi ke pasar agar ekonomi terus berputar," ungkap Amri kepada Bangkapos.com, Senin (28/12/2020).

Politikus PPP, ini mengatakan apabila APBD cepat dibelanjakan maka akan cepat pula berdampak pergerakan ekonomi di masyarakat.

"Apabila APBD cepat dilaksanakakan untuk pembangunan, cepat membuka peluang lapangan kerja dan masyarakat bisa bekerja dan mendapat upah, sehingga roda pemutaran uang di masyarakat kita berjalan," harap Amri.

Terkait dengan, rencana peminjaman anggaran Rp 245 miliar Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, ke perusahaan BUMN PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) pada 2021, yang disetujui oleh kemendagri dan dianggap tidak menjadi persoalan.

Peminjaman anggaran hingga ratusan miliar tersebut sesuai dengan program pemerintah terkait Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dampak Covid-19.

"Peminjaman uang tidak ada soal, malahan kementerian dalam negeri tidak meberikan catatan artinya di persilahkan. Bahwasanya sepanjang terpenuhi itu angaran APBN, kita bukan pinjam ke swasta. Tidak ada catatan untuk melakukan evaluasi perbaikan usulan pinjaman, untuk mendapatkan pembiayaan," jelas Amri.

Ia menegaskan, pada awal tahun depan kegiatan setiap OPD bisa segera dilaksanakan agar pembangunan berjalan sesuai dengan perencanan.

"Kita berharap kepala daerah dari hal ini gubernur agar memberikan penekanan ke kepala OPD, agar serius dan dapat melaksnakan kegiatan sesuai perencanaan taat aturan bekerja keras dan sungguh-sunguh melaksanakan RAPBD ini," kata Amri.

Sementara Rincian RAPBD Pemprov Babel 2021 yaitu, pendapatan daerah sebesar Rp 2.568. 266. 259. 038, belanja daerah Rp 3. 108.627. 167.849, defisit Rp 540.360.908.811, pembiayaan daerah Rp 540.360.908.811, dan Silpa tahun sebelumnya Rp 295. 064. 908.811, dan rencana penerimaan pinjaman daerah dari PT SMI sebesar Rp 245.296.000.000. ( Bangkapos.com / Riki Pratama )

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved