Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Limbah Rapid Test Antigen, Harus Diolah Khusus Sesuai SOP Sebelum Dibuang

Sejak tanggal 21 Desember 2020 sampai tanggal 8 Januari 2021, pemerintah mewajibkan pelaku perjalanan darat, laut, dan udara

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Dede Suhendar
Anggota Satreskrim Polres Belitung mengecek tumpukan limbah medis di sebuah rumah, Sabtu (15/11/2019). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Sejak tanggal 21 Desember 2020 sampai tanggal 8 Januari 2021, pemerintah mewajibkan pelaku perjalanan darat, laut, dan udara, negatif Covid-19 berdasarkan rapid antigen.

Lantaran dibutuhkan, banyak calon penumpang yang melakukan rapid test antigen di berbagai fasilitas kesehatan di Bangka Belitung.

Direktur Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang, dr Firmansyah, MARS mengatakan pengolahan limbah atau bekas alat rapid test antigen ini dilakukan dengan perlakuan khusus sebelum dibuang atau dimusnahkan.

"Ada perlakuan khusus (pengolahan limbah-red) dan langsung diangkut oleh pihak ketiga yang berizin. Pengangkutan sampah medis seminggu sekali," ungkap dr Firmansyah, Rabu (30/12/2020).

Lebih lanjut, ia menyebutkan untuk teknis pengolahan limbah ada unit yang bertanggung jawab dan dikemas sesuai SOP yang berlaku sebelum diangkut dan dimusnahkan.

"Dilakukan pengepakan di dalam ruangan laboratorium PCR. Setelah ada mobil angkut, baru langsung diangkut ke pihak ketiga yang bekerjasama dengan kita dengan disertai berita acara dan manifest," jelas dr Firmansyah.

Ia menambahkan secara umum limbah medis ada dua jenis meliputi padat dan cair.

Limbah cair diolah menggunakan IPAL (instalasi pengolahan air limbah) yang ada di Rumah Sakit.

Sementara, limbah padat dikumpulkan dan dipacking kemudian dijemput dengan perusahaan yang kerjasama dengan rumah sakit untuk dibuang atau dimusnahkan.

Dihubungi terpisah, Kepala UPTD Labkesda Bangka Belitung, dr Astrid mengaku belum terlalu banyak pemeriksaan rapid antigen di Labkesda Babel.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved