Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Lokalisasi Teluk Bayur Sudah SP 3, Kasat Pol PP Sebut Penutupan Dilakukan Awal 2021

Lokalisasi Teluk Bayur sudah diberikan surat peringatan (SP) tiga dari Pemerintah Kota Pangkalpinang,  usai diketahui masih terus beroperasi

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Kasat Pol PP Kota Pangkalpinang, Efran. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Lokalisasi Teluk Bayur sudah diberikan surat peringatan (SP) tiga dari Pemerintah Kota Pangkalpinang,  usai diketahui masih terus beroperasi hingga kini, Rabu (30/12/2020)

Sebelumnya tempat prostitusi di kawasan Kota Pangkalpinang ini sudah dua kali menerima surat peringatan namun tidak diindahkan oleh para pemilik dan pengelola tempat tersebut.

Kasat Pol PP Kota Pangkalpinang, Efran secara tegas mengatakan telah melayangkan SP tiga pada 18 Desember 2020 lalu terhadap lokalisasi Teluk Bayur.

"Teluk Bayur sudah SP tiga, kalau sudah SP tiga itu seharusnya sudah 1x24 jam. Namun dalam hal ini masih harus dirapatkan, karena besok juga libur lalu kegiatan malam ini juga masih ada," kata Efran.

Selain itu Efran pun secara tegas mengatakan akan melakukan penutupan terhadap Lokalisasi Teluk Bayur, sesuai dengan arahan Wali Kota Pangkalpinang.

"Kemungkinan awal tahun kita tutup, intinya apa yang disampaikan pak Wali Kota akan kita tindaklanjuti seperti itu. Kita akan melakukan penertiban secara permanen, jadi penutupan itu jelasnya Pol PP akan menyegel tempat itu. Lalu sesuai dengan pernyataan mereka, mucikari bersedia mengembalikan para pekerja seks komersial (PSK)nya dengan biaya sendiri," tegasnya.

Sebelumnya pada Kamis (3/12/2020) dan Selasa (15/12/2020) pihaknya bersama tim gabungan telah terlebih dahulu melayangkan SP satu dan dua, namun Efran mengakui peringatan tersebut tak dianggap serius oleh pihak Lokalisasi Teluk Bayur.

"Kalau sesuai dengan surat peringatan itu, seharusnya sudah ditutup. Namun sampai sekarang mereka tidak mengindahkan tidak mematuhi, jadi langkahnya kalau tidak diindahkan ya kita tertibkan sesuai dengan kewenangan kita yaitu menutup lokalisasi teluk bayur," ungkapnya.

Sementara itu sebelumnya Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Akil juga telah mengatakan akan segera melakukan penutupan terhadap lokalisasi yang ada di Kota Pangkalpinang.

"Kami sepakat bersama Forkompinda tetap komitmen dari awal, bahwa namanya penyakit masyarakat protitusi sudah hengkang. Hari ini kami sepakat akan mengeluarkan SP satu, kemudian mungkin SP dua dan SP tiga, begitu selesai kalau masih belum maka akan kita singkirkan," tegas Maulan Akil.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved