Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

UPDATE, Pasca Kasus Positif Covid-19 Sekda Bangka Barat, Seluruh Kepala OPD Diswab

Pasca Sekda Bangka Barat Muhammad Soleh dinyatakan positif Covid-19, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: nurhayati
Ist/Tim Satgas Covid-19 Bangka Barat
Tim medis yang melakukan pemeriksaan swab PCR di Gedung Diklat Kompleks Perkantoran Terpadu, di Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok, Rabu ( 30/12/2020 ) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA --  Pasca Sekda Bangka Barat Muhammad Soleh dinyatakan positif Covid-19, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat.

Pemeriksaan swab PCR di Gedung Diklat Kompleks Perkantoran Terpadu, di Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok, Rabu ( 30/12/2020 )

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Bangka Barat, Sidarta Gautama  mengatakan, pemeriksaan swab para kepala OPD ini, sebagai bentuk antisipasi penyebaran dan penularan dari Sekda  yang telah lebih dulu terpapar.

Pasalnya menurut Sidarta, sejak dilantik banyak agenda dan kegiatan yang dihadiri sekda. 

"Karena kita ketahui sejak beliau (Muhammad Soleh-red) dilantik sebagai sekda, banyak sekali agenda kegiatan yang melibatkan kehadiran para kepala OPD dan sangat memungkinkan sekali untuk terjadi kontak antara Sekda dan Kepala OPD," ungkap Sidarta, Rabu (30/12/2020) kepada Bangkapos.com.

"Oleh karena itu pagi ini sesuai rencana dan sudah izin ketua satgas dalam hal ini bupati bahwa, semua kepala OPD uji swab. Para camat yang kontak dengan sekda juga di swab. Insyaallah hari ini kelar," tambahnya. 

Hasil swab para kepala OPD dan camat,  baru diketahui tiga hari kedepan, mengingat jumlah sampelnya cukup banyak.

"Untuk hasilnya baru tahu satu dua hari kedepan, karena ini banyak sekali, yang Senin mungkin hari ini clear hasilnya, yang kemarin mungkin besok, yang hari ini mungkin lusa," bebernya. 

Jika hasil swab ada yang positif,  satgas covid 19 akan mengambil tindakan sesuai SOP yang berlaku, baik melakukan karantina maupun (Penelusuran Epidemiologi (PE) 

"Kalau ada positifnya dengan gejala kami rawat di rumah sakit, tapi kalau dia positif tanpa di gejala kita bawa ke wisma karantina sini," kata Sidarta.

( Bangkapos.com / Anthoni Ramli )

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved