Breaking News:

Penanganan Covid 19

Covid-19 Cluster Keluarga dan Pedesaan Mulai Mengancam di Bangka Belitung

Peningkatan angka pasien  positif Covid-19  di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melesat tinggi dalam beberapa minggu terakhir ini.

Penulis: edwardi | Editor: khamelia
IST/Simpul Babel
Sosialisasi On the Road penanganan penularan wabahCovid-19 di desa-desa. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Peningkatan angka pasien  positif Covid-19  di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melesat tinggi dalam beberapa minggu terakhir ini.

Tercatat tingkat angka terkonfirmasi positif Covid-19 sudah mencapai angka 2.000 an lebih, ditambah angka kematian pasien positif yang cukup signifikan berturut-turut, sehingga kondisi ini  jangan dianggap remeh.

Hal ini diungkapkan Ujang Supriyanto, Relawan Satgas Penanganan Covid-19 Simpul Babel, Kamis (31/12/2020).

"Pengabaian dan rasa cuek sebagian masyarakat kita serta masih banyaknya pelaku perjalanan yang abai dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan penularan wabah Covid-19 sehingga Covid-19 kini sudah beradaptasi dengan iklim dan cuaca di Bangka Belitung sehingga menyebabkan tingginya penyebaran transmisi lokal di daerah kita," kata Ujang Supriyanto.

Ditambahkannya, data satgas Covid-19 Relawan Simpul Babel  melansir tingginya penyebaran transmisi lokal Covid-19 mulai merambah pedesaan atau perkampungan  sehingga tingkat paparan masyarakat sangat tinggi dan menjadi kewalahan semua satgas dalam penanganan Covid-19 ini. 

"Selain itu penuhnya ruangan wisma isolasi karantina juga menjadi persoalan serius di provinsi ini dan kabupaten/kota se Bangka Belitung," ujar Ujang Supriyanto.

Ditambahkannya, upaya yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupten Bangka melalui Bidang Kesehatan Masyarakat dan Seksi Promosi Kesehatan gencar blusukan memberikan imbauan prokes hingga ke pelosok-pelosok pedesaan di Kabupaten Bangka, didampingi relawan Simpul Babel , unsur TNI/Polri dan Satgas Covid-19 Provinsi serta Kabupaten Bangka terus melakukan edukasi kepada masyarakat pedesaan di Kabupaten Bangka.

"Satgas Covid-19 Relawan Simpul Babel  senantiasa melakukan pemantauan dan perbantuan dalam penanganan Covid-19 di Babel harus bersinergi dan bersatu tidak boleh ada  satupun pasien OTG yang lengah dari pantauan kita bersama . Penanganan pasien OTG lebih cepat pulih dan sembuh jika sama sama kita tangani secara cepat dan tepat," tukas Ujang Supriyanto.

Dilanjutkannya, pekerjaan rumah kita adalah bagaimana penanganan Covid-19 yang mulai menyebar dan mulai mengancam keluarga serta perkampungan ini harus diminimalisir, untuk itu masyarakat harus diberikan edukasi yang jelas, terbuka serta komitmen bersama dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19.

"Kita berharap kabuoaten/kota dapat segera menyiapkan hotel, home stay sebagai tempat  karantina yang sedang didata oleh BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan sesuai arahan BNPB Pusat.

"Kita adalah daerah kepulauan dan pintu masuk kita hanya pelabuhan dan Bandara, jadi kalo angka kenaikan pasien sudah mendekati 3.000 maka tidak mungkin kita menggelar renda - tenda posko untuk karantina pasien , sambil kita menunggu rumah sakit Covid-19 siap, maka kabupaten/kota juga harus menyiapkan hotel / home stay untuk karantina wilayah pasien di daerahnya.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved