Breaking News:

Berita Sungailiat

Jumlah Aksi Kejahatan 2020 di Polres Bangka Menurun, Pencurian Meningkat Gara-gara Pandemi Covid-19

Jumlah aksi kejahatan atau tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Polres Bangka selama tahun 2020 ini sebanyak 358 kasus

Penulis: edwardi | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Edwardi
Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan dalam Konferensi Pers di aula Mapolres Bangka, Kamis (31/12/2020) didampingi Kabag Ops, AKP Teguh Setiawan dan Kasat Reskrim AKP Dedi Setiawan. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Jumlah aksi kejahatan atau tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Polres Bangka selama tahun 2020 ini sebanyak 358 kasus, hal ini  mengalami penurunan dibandingkan tahun 2019 lalu sebanyak 365 kasus.

Hal ini diungkapkan Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan dalam Konferensi Pers di aula Mapolres Bangka, Kamis (31/12/2020) didampingi Kabag Ops, AKP Teguh Setiawan dan Kasat Reskrim AKP Dedi Setiawan.

Ditambahkannya secara umum memang beberapa tindakan kejahatan mengalami penurunan tetapi kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) ada peningkatan dibandingkan tahun lalu.

"Penyebabnya seperti kita ketahui bersama situasi pandemi wabah Covid-19, para pelaku Curat ini merupakan wajah baru dimana hasil pengakuan kepada penyidik bahwa mereka terpaksa melakukan hal itu karena kepepet masalah ekonomi, seperti karyawan yang di rumahkan, mahasiswa yang tidak bisa pulang kuliah akhirnya menjadi pelaku kejahatan pencurian rumah-rumah kos teman-temanya sendiri," kata Widi.

Diungkapkannya untuk kasus pengeroyokan ada 11 kasus , pengancaman penggelapan  17 kasus, penipuan 8 kasus, penipuan penggelapan 10 kasus , pencurian ringan 2 kasus, laka kerja 1 kasus, penadahan  2 kasus, persetubuhan anak di bawah umur 8 kasus, perlindungan anak ada 3 kasus, KDRT 6 kasus, cabul ada 14 kasus, senpi ilegal 1 kasus, penyalahgunaan sajam 4 kasus, pencemaran nama baik 6 kasus, narkoba 50 kasus, pemerkosaan , pencurian dengan pemberatan 100 kasus, curanmor 26 kasus dan kasus lainnya.

"Perkara yang ditangani Polres Bangka seperti pencurian dengan kekerasan dan pemerkosaan menjadi atensi karena pelakunya merupakan residivis yakni tersangka Zulfikar, dimana laporan polisi yang masuk atas nama tersangka ini ada 7 LP sebagian besar Kadus curas dengan melakukan penodongan kepada para korban yang baru keluar dari ATM, juga tersangka menodong korban yang sedang pacaran di Pantai Rebo juga sambil melakukan pemerkosaan terhadap korban dan Alhamdulillah pelaku sudah berhasil kita amankan," ungkap Widi Haryawan.

Selain itu ada kasus curas yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan tersangka Tami, kejadian di Dusun Bedukang yang membunuh penjaga kebun atas nama Suparman.

"Itulah kasus-kasus yang menjadi atensi dan sudah berhasil diungkapkan  Polres Bangka dan jajaran Polsek," tukas Widi Haryawan.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved