Breaking News:

Korea Selatan Tak Mau Kalah dari China, Matahari Buatannya Pecahkan Rekor Dunia Baru, ini Bedanya?

Korea Selatan Tak Mau Kalah dari China, Matahari Buatannya Pecahkan Rekor Dunia Baru, ini Bedanya?

National Research Council of Science and Technology/PHYS)/kompas.com
Perangkat fusi superkonduktor atau matahari buatan KSTAR, yang dikembangkan para peneliti Korea Selatan dan Amerika Serikat. Operasi matahari buatan ini pecahkan rekor dunia baru dengan durasi operasi plasma 20 detik dengan suhu lebih dari 100 juta derajat Celcius. 

Korea Selatan Tak Mau Kalah dari China, Matahari Buatannya Pecahkan Rekor Dunia Baru, ini Bedanya?

BANGKAPOS.COM -- Korea Selatan ( Korsel ) sepertinya tak mau kalah dengan negeri dengan julukan 'Tirai Bambu', China.

Ya, korsel dikabarkan telah berhasil membuat matahari buatan.

Bahkan matahari buatan Korea Selatan ini diklaim lebih baik karena sampai mencatat rekor dunia.

Lalu apa yang menjadi perbedaan dengan matahari buatan China?

Seperti diketahui, China dan Korea Selatan unjuk gigi dalam penciptaan matahari buatan.

Baca juga: China Nyalakan Matahari Buatan, Diperkirakan 10 Kali Lebih Panas dari Inti Matahari, Ini Bentuknya

Baca juga: Ibu Ingin Cepat Hamil? Wajib Tahu 10 Ciri-ciri Masa Subur Seorang Wanita

Baca juga: Reaksi Ali Ngabalin saat Munculnya Front Persatuan Islam: Apapun Namamu Kau Tak Ada Tempat!

Adapun info terbaru, matahari buatan Korea Selatan dilaporkan mencetak rekor dunia baru.

Pasalnya, matahari buatan Korea Selatan berhasil mempertahankan plasma bersuhu tinggi selama 20 detik dengan suhu ion lebih dari 100 juta derajat Celcius.

Sebelumnya diberitakan bahwa China lebih dahulu 'meneritkan' matahari buatannya.

Kali ini, matahari buatan dari pemanfaatan energi nuklir yang dikembangkan Korea Selatan berhasil menyala lebih lama dan mencetak rekor dunia baru.

Halaman
123
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved