Breaking News:

10 Ratu Prajurit dari Afrika, Yunani Kuno Hingga Asia Tengah Miliki Pasukan Hingga 13.000 Tentara

Akan tetapi tidak semua ratu di dunia ini dianggap lemah dan tidak mampu memimpin pasukan untuk bertempur. Di antaranya bahkan memiliki jumlah pasuka

Editor: Evan Saputra
historyanswer
Tampilan Terakhir Ratu Zenobia di Palmyra oleh Herbert Gustave Schmalz (1888) 

10 Ratu Prajurit dari Afrika, Yunani Kuno Hingga Asia Tengah yang Miliki Pasukan Hingga 13.000 Tentara

BANGKAPOS.COM - Ratu identik  dengan kecantikan dan kelembutan. Namun, tak semua ratu seperti itu.

Akan tetapi tidak semua ratu di dunia ini dianggap lemah dan tidak mampu memimpin pasukan untuk bertempur.

Di antaranya bahkan memiliki jumlah pasukan lebih banyak daripada jenderal laki-laki.

Berikut sepuluh ratu prajurit dari sejarah yang menunjukkan bahwa tempat wanita pun bisa berada di garis depan.

1. Boudicca, Ratu Iceni

Jika Anda menggali di St Albans, kota Romawi Verulamium, Anda mungkin menemukan lapisan abu hitam.

Ini adalah sisa-sisa penjarahan dan pembakaran kota Boudicca. Boudicca, ratu Iceni, bangkit memberontak melawan Romawi pada tahun 60 M ketika, setelah kematian suaminya, tanahnya dirampas.

Boudicca pertama kali menghancurkan Colchester kemudian memaksa orang Romawi meninggalkan Londinium.

Semua penduduk yang tidak dievakuasi oleh Romawi dibantai. Ketika menghadapi Romawi dalam pertempuran terbuka, Boudicca membangunkan pasukannya dengan pidato dari kereta perangnya.

Orang Inggris itu diarahkan dan dibantai. Kematian Boudicca tidak tercatat dengan pasti dan makamnya tetap belum ditemukan.

2. Artemisia, Ratu Caria

Artemisia adalah ratu Caria, sebuah negara kota Yunani di Kekaisaran Xerxes I, cicit dari Cyrus Agung.

Ketika Xerxes berusaha menaklukkan daratan Yunani, Artemisia berkontribusi dan memimpin lima kapal dalam armada besarnya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved