Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Akses RJTL BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Menurun Selama Pandemi, Sodri Khawatir untuk Berobat 

Penurunan jumlah kunjungan pasien ke layanan RJTL di rumah sakit ini diakui langsung oleh Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan

Bangkapos.com/Sela Agustika
Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang Galih Mardi Ismiansyah. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Jumlah peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Pangkalpinang yang mengakses layanan kesehatan khususnya rawat jalan tingkat lanjutan (RJTL) di rumah sakit menurun drastis hingga 55 persen di masa pandemi Covid-19.

Penurunan jumlah kunjungan pasien ke layanan RJTL di rumah sakit ini diakui langsung oleh Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang Galih Mardi Ismiansyah.

Adanya penurunan jumlah kunjungan ini memunculkan kemungkinan masyarakat/pasien enggan periksa ke RS lantaran takut didiagnosis Covid-19.

Hal ini pun dirasakan oleh Sodri (53) pengguna fasilitas BPJS Kesehatan. Selain khawatir tertular Covid-19 ia pun mengaku takut untuk berobat ke Rumah Sakit karena takut didiagnosa Covid-19.

"Waktu itu saya mau ke dokter THT, tetapi karena musim corona terus badan saya kurang sehat jadi saya takut dikira kena corona. Akhirnya saya memilih untuk tidak ke Rumah Sakit sampai keadaan benar-benar membaik,"ungkap Sodri.

Dia mengatakan selama menggunakan BPJS Kesehatan untuk berobat dia merasakan pelayanan yang diberikan cukup baik.

"Ada BPJS ini terbilang sangat membatu masyarakat untuk berobat, tetapi dari segi pelayanan saya penguna kelas III merasa cukup baik, walaupun terkadang sedikit lebih ribet dengan aturan di rumah sakit, bahkan sebagian ada yang lebih mengutaman pasien umum," sebutnya.

Dia berharap agar kedepannya pelayanan di rumah sakit bagi penguna BPJS lebih di permudah sama seperti pelayanan pada umumnya.

"Semoga pelayanan ini bisa lebih baik dan tidak membedakan atara peserta BPJS dan Umum karena statusnya disini kita juga membayar uang iuran," tuturnya.

Sementara itu Galih mengatakan, penurunan drastis tren layanan kesehatan khususnya RJTL di rumah sakit terjadi pada bulan Maret hingga Aprlil 2020 selama pandemi.

Halaman
123
Penulis: Sela Agustika
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved