Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Pangkalpinang Zona Merah, Wagub Minta Pemkot Cepat Sediakan Tempat Karantina

Pemerintah Provinsi Bangka Belitung melakukan pertemuan untuk membahas penanganan penyebaran Covid-19 yang semakin tinggi

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Riki Pratama
Pemerintah Provinsi Bangka Belitung melakukan pertemuan untuk membahas penanganan penyebaran Covid-19 yang semakin tinggi di Kota Pangkalpinang, pada Senin (4/1/2021) di ruang Tanjung Pendam Kantor Gubernur Bangka Belitung. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA --Pemerintah Provinsi Bangka Belitung melakukan pertemuan untuk membahas penanganan penyebaran Covid-19 yang semakin tinggi di Kota Pangkalpinang, pada Senin (4/1/2021) di ruang Tanjung Pendam Kantor Gubernur Bangka Belitung.

Diketahui, bahwa saat ini Kota Pangkalpinang telah dinyatakan oleh Satgas Covid-19 Babel, masuk pada zona merah dengan risiko tinggi, yang telah mencapai 918 kasus positif Covid-19, hingga Minggu (3/1/2021).

Wakil Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Abdul Fatah, menanyakan ke Pemerintah Kota Pangkalpinang terkait kesiapan dan langkah-langkah penanganan Covid-19 serta mencari gedung karantina atau isolasi.

"Pangkalpinang ini kasunya telah mencapai 918 orang, ini adalah warning betul sudah lampu merah kita semua. Kota merupakan barometer yang ada di Provinsi Babel, langkah apa dilakukan untuk percepatan-percepatan ini terutama penambahan tempat karantina," jelas Abdul Fatah dalam rapat tersebut, Senin (4/1/2021).

Abdul Fatah, mengharapkan ada dorongan dari Pemkot Pangkalpinang untuk menyediakan tempat karantina selain wisma BKSDMD Babel dan Asrama Haji yang telah full merawat orang tanpa gejala.

"Jangan sedikit-dikit, kita berbagi di sini, jadi upaya hari ini, tolong cari, kita upayakan, karena rumah sakit Depati Hamzah hanya ada 17 ruangan isolasi, tetapi telah diisi 19 orang," pinta Abdul Fatah.

Abdul Fatah, menekankan pemerintah kota mencari upaya percepatan mendeteksi calon terkonfirmasi, karena telah adanya bantuan alat PCR saat ini.

"Pemerintah kota/kabupaten mari kita bergerak bersama-sama menangani hal ini, tolong dorong terus untuk mendapatkan biar bisa beroperasi,"terangnya.

Sementara, terkait upaya Satgas Covid-19 Kota Pangkalpinang, disampaikan oleh Direktur RSUD Depati Hamzah, Fauzan, mengatakan, upaya yang akan dilakukan Pemkot adalah membuka kembali gedung LPMP dalam waktu dekat.

"Kita akan membuka kembali LPMP, yang jelas dilakukan pemkot sendiri. Gedung LPMP tahun kemarin terkendala anggaran sehingga tidak bisa lagi dan tahun ini kita buka kembali, untuk pasien terkonfirmasi tanpa gejala,"  ungkap  Fauzan.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved