Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Kian Mengkhawatirkan, RSUD Depati Hamzah Hanya Punya 17 Ruang Isolasi, Tetapi Telah Diisi 19 Pasien

Penyebaran wabah Covid-19 di Bangka Belitung, terlebih di Pangkalpinang kian mengkhawatirkan.

Bangkapos.com/Andini
Kian Mengkhawatirkan, RSUD Depati Hamzah Hanya Punya 17 Ruang Isolasi, Tetapi Telah Diisi 19 Pasien - RSUD Depati Hamzah 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -  Penyebaran wabah Covid-19 di Bangka Belitung, khususnya Pangkalpinang kian mengkhawatirkan.

Kapasitas wisma karantina yang ada sudah penuh terisi oleh pasien terkonfirmasi positif Covid-19 berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG).

Pun demikian dengan kamar isolasi yang dimiliki rumah sakit.

Satgas Covid-19 Babel telah menyatakan bahwa Pangkalpinang sudah berstatus zona merah alias berisiko tinggi.

Hingga Minggu (3/1/2021) kemarin, kumulasi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Pangkalpinang telah mencapai 918 kasus.

Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah pun menyoroti hal ini pada rapat penanganan penyebaran Covid-19 Kota Pangkalpinang, Senin (4/1/2021).

Rapat itu digelar Pemerintah Provinsi Bangka Belitung di Ruang Tanjungpendam, Kantor Gubernur Babel.

Pada rapat itu, Fatah mempertanyakan kesiapan dan langkah-langkah Pangkalpinang mengatasi sebaran wabah.

Termasuk mencari gedung karantina atau isolasi.

"Pangkalpinang ini kasunya telah mencapai 918 orang, ini adalah warning betul sudah lampu merah kita semua. Kota merupakan barometer yang ada di Provinsi Babel, langkah apa dilakukan untuk percepatan-percepatan ini terutama penambahan tempat karantina," ujar Abdul Fatah dalam rapat tersebut.

Halaman
1234
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved