Breaking News:

Perdagangan Hari Perdana di JFX, KBI Dorong Peningkatan Transaksi Multilateral

PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI merilis data transaksi perdagangan kontrak berjangka komoditi

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Ist/KBI
Stephanus Paulus Lumintang, Direktur Utama Bursa Berjangka Jakarta (Paling Kanan), tengah memberikan penjelasan tentang transaksi perdagangan berjangka komoditi kepada Jerry Sambuaga, Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia (kedua dari kiri), Hamdi Hassyarbaini, Direktur Bursa Berjangka Jakarta (Tengah), Sidharta Utama, Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Kedua dari kiri), dan Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) (Paling Kiri) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA --  PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI merilis data transaksi perdagangan kontrak berjangka komoditi di Jakarta Futures Exchange (JFX) di  hari pertama perdagangan tahun 2021.

Perdagangan perdana dilakukan pada hari Senin, 4 Januari 2021, yang dihadiri oleh Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia Jerry Sambuaga serta Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Sidharta Utama. 

KBI yang merupakan Badan Usaha Milik Negara yang berperan sebagai Lembaga Kliring Penjaminan dan Penyelesaian Transaksi atas perdagangan berjangka komoditi di Jakarta Futures Exchange.

Di perdagangan hari pertama tersebut, terjadi transaksi dengan volume sebanyak 46.603.3 Lot, yang terdiri dari transaksi kontrak Sistem Perdagangan Alternatif (SPA) sebanyak 46.054.3 Lot dan Kontrak Primer sebanyak 545 Lot. 

Data dari PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) menyebutkan, sepanjang tahun 2020 volume transaksi Kontrak SPA di JFX mencapai 7.767.855,4 lot, sedangkan Kontrak Primer mencapai 1.678.267 Lot.

Sebagai perbandingan, dalam dua tahun sebelumnya yaitu di 2019 transaksi Kontrak Sistem Perdagangan Alternatif mencapai 6.501.246,7 Lot dan Kontrak Primer mencapai 1.467.516,0 Lot. 

Sedangkan di tahun 2018, transaksi Kontrak Sistem Perdagangan Alternatif mencapai 9.251.325,7 Lot dan Kontrak Primer mencapai 1.335.797,0 Lot.

Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), Fajar Wibhiyadi mengatakan transaksi di hari pertama perdagangan ini tentunya merupakan awal yang baik di tahun 2021 ini. 

"Setelah melalui tahun 2020 dengan berbagai guncangan ekonomi yang ada ditengah wabah Covid-19, kami optimis tahun 2021 perdagangan berjangka komoditi akan tumbuh lebih baik dibanding tahun 2020. Hal ini melihat program pemulihan ekonomi yang dilakukan pemerintah sudah mulai berjalan, serta program vaksin yang akan berjalan pada tahun ini," ungkap Fajar dalam rilis, Selasa (5/1/2021).

Ia menyebutkan ekonomi Indonesia di tahun 2021 diperkirakan akan tumbuh positif setelah mengalami kontraksi yang cukup tajam di tahun 2020. 

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved