Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Wali Kota Sebut Lokalisasi di Pangkalpinang Bersih Bulan Januari , Setelah di SP3 Harus Tutup !

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) menyebutkan, lokalisasi di Kota Pangkalpinang akan bersih di bulan Januari 2021,

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) menyebutkan, lokalisasi di Kota Pangkalpinang akan bersih di bulan Januari 2021, sebab sudah diberikan SP3 namun masih saja tetap beroperasi,

"Mereka kan sudah kita SP1, SP2, SP3, dan tidak ada surat peringatan (SP) lagi setelah ini, tidak ada alasan lagi semuanya setelah SP3 harus ditutup," tegas Molen kepada Bangkapos.com, Selasa (5/1/2021).

Menurutnya, pihak pemerintah kota sudah lama menyepakati permasalahan lokalisasi di Kota Pangkalpinang yang masih saja buka.

"Kitakan memang sudah lama menyikapi ini, cuma semua itukan ada aturannya, ada norma-norma dengan mereka yang harus kita hormati juga," sebutnya.

Dia tak ingin terjadi benturan nantinya tapi tujuan utamanya tetap untuk menutup lokalisasi tersebut.

"Bulan ini Januari insyaallah sudah bersih semua, tim Satpol PP kita nanti akan turun ke lapangan bersama-sama langsung penertiban," ucapnya.

Untuk para PSK yang bukan berdomisili di Kota Pangkalpinang, maupun di Provinsi Bangka Belitung, Maulan Akil kembali menegaskan untuk secepatnya kembali ke daerah masing-masing.

"Mereka ini harus keluar, mereka yang tidak punya KTP kita artinya mereka harus keluar. Aparat hukum kita bukan main-main, insyaallah mereka akan yakin mengikuti," katanya.

Tim Gabungan mendata pekerjaan dan muncikari lokalisasi Teluk Bayur, di Polres Pangkalpinang, Sabtu (26/9/2020)
Tim Gabungan mendata pekerjaan dan muncikari lokalisasi Teluk Bayur, di Polres Pangkalpinang, Sabtu (26/9/2020) (Bangkapos.com/Yuranda)

Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) kota Pangkalpinang Efran mengatakan, hari ini, Selasa (5/1/2021) dirinya beserta Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang akan melaksanakan rapat koordinasi penutupan dan pengosongan lokalisasi dan prostitusi Teluk Bayur dan Parit Enam tersebut.

"Kalau kita dari Pol PP kalau sudah diminta turun kita turun secepatnya untuk penutupan dan pengosongan, tapi kita kan juga harus berkoordinasi dengan dinas terkait bagaimana mereka (mucikari-red) setelah pengosongan itu," jelas Efran.

Menurutnya, ia menargetkan bahkan dalam minggu ini juga dua lokalisasi di Kota Pangkalpinang tersebut sudah bersih atau dikosongkan.

"Kalau saya sendiri menargetkan minggu ini juga sudah selesai, tinggal kita tertibkan kita segel temptnya menggunakan police line. Nah yang mucikarinya itu yang menjadi masalah dan kita juga tidak ingin habis ditertibkan mereka besok datang lagi," sebutnya.

Kata Efran, kedepannya nanti sedang diatur strategi bagaimana tetap mengamankan dua tempat tersebut agar tidak kembali membuka.

"Nah itu sudang kami atur, nanti tim kita akan ngepam disitu setiap hari pakai tenda  jangan sampai mereka membuka kembali," ungkap Efran.

( Bangkapos.com / Andini Dwi Hasanah )

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved