Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Erzaldi Perintahkan Angkut Kulkas Rumah Dinas Gubernur untuk Penyimpanan Sampel Swab di Labkesda

Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman memerintahkan agar lemari pendingin (kulkas) di rumah dinas gubernur diangkut ke Labkesda Babel.

Penulis: Dedy Qurniawan (CC) | Editor: Dedy Qurniawan
Diskominfo Babel
Erzaldi Perintahkan Angkut Kulkas Rumah Dinas Gubernur untuk Penyimpanan Sampel Swab di Labkesda - Gubernur Erzaldi saat berkunjung ke Labkesda Babel 

Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi alat swab PCR dari BNPB yang telah tiba di Belitung Minggu (3/1/2021).

"Ini belum bisa digunakan,... agar bisa di operasikan harus ada alat tambahan lainnya. Jadi mungkin, mau tidak mau, kita harus nambah aksesoris itu dan harus dilengkapi," kata Sanem kepada Posbelitung.co (Bangka Pos Group) Senin (4/1/2021).

Pemerintah Kabupaten Belitung rencananya bakal membeli alat tambahan melengkapi mesin uji swab PCR itu.

Masalahnya kemudian, kata Sanem, adalah pembelian harus melalui tender.

"Nah yang membeli pakai APBD nanti. Itu satu alat tambahan paling mahal, Rp710 juta, nama alatnya isterasi. Itu tidak bisa langsung dibeli, harus sesuai aturan yaitu proses tender, kalau hanya Rp 200 juta cepat," ujarnya.

Menurut Sanem, jika mengikuti prosedur pengadaan barang dan jasa, maka alat tambahan baru tersedia sekitar dua bulan lagi.

"Ya diperkirakan sekitar dua bulan barangnya baru bisa ready, dan itu bisa langsung dipergunakan. Kita sebetulnya sudah ada PCR, hanya kapasitas nya kecil, dibawah 50 caterig nya, nah kalau ini bisa 1000 caterig," bebernya.

Bantuan Mesin Uji Swab PCR untuk Babel

Sebelumnya, Sekretaris Satgas Pecepatan Penanganan, Covid-19 Bangka Belitung, Mikron Antariksa mengatakan, dua rumah sakit di Bangka Belitung, yakni RS Depati Bahrin Bangka dan RS Marsidi Judono Belitung telah mendapatkan satu unit mesin PCR (polymerase chain reaction) merek Heal Force untuk uji Swab Covid-19 seharga Rp 475.000.000.

Selain mesin PCR, bantuan lainya berupa PCR merek intron jumlah 5.000 test, total harga Rp 900.000.000, RNA merek intron jumlah 5.000 test total harga Rp 400.000.000 dan VTM merek Thorax jumlah 5.000 test total harga Rp 175.000.000.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved