Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Erzaldi Perintahkan Angkut Kulkas Rumah Dinas Gubernur untuk Penyimpanan Sampel Swab di Labkesda

Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman memerintahkan agar lemari pendingin (kulkas) di rumah dinas gubernur diangkut ke Labkesda Babel.

Penulis: Dedy Qurniawan (CC) | Editor: Dedy Qurniawan
Diskominfo Babel
Erzaldi Perintahkan Angkut Kulkas Rumah Dinas Gubernur untuk Penyimpanan Sampel Swab di Labkesda - Gubernur Erzaldi saat berkunjung ke Labkesda Babel 

Mikron mengatakan bantuan tersebut telah diberikan ke rumah sakit terkait.

Menurut Mikron, ini juga merupakan kado akhir dan awal tahun yang diterima Provinsi Bangka Belitung dari BNPB untuk penanganan bencana Covid-19.

"Ini sebagai hadiah akhir tahun yang di berikan Badan Nasional Penanggulan Bencana. Bantuan telah diterima untuk RS Depati Bahrin Bangka mesin PCR Heal Force (solarindo) 1 unit, PCR intron (TWA) 5.000 test dan RSUD M Marsidi Judono mesin PCR Heal Force (solarindo) 1 unit, PCR intron (TWA) 5.000,"jelas Mikron Antariksa, kepada Bangkapos.com, Jumat (1/1/2021)

Dengan adanya bantuan ini, Mikron mengharapkan bisa membantu tenaga medis untuk lebih cepat melakukan penanganan Covid-19 di Bangka Belitung, yang selama ini terkendala dengan kekurangan mesin uji sampel swab.

"Karena dalam testing, tracing, dan treatmen, ketiga hal ini merupakan langkah efektif penanagan Covid-19 di Babel. Testing memang saat ini mengalami keterbatasan alat untuk uji sampel yakni PCR. Karena selama ini hanya dimiliki Labkesda Pemprov Babel, menangani tujuh kabupaten/kota,"terangnya.

Dia menjelaskan, dengan upaya Satgas Babel mendapatkan bantuan PCR dari BNPB, maka hal ini diharapkan bisa membantu kekurangan yang ada untuk mengatasi penyebaran di masing-masing daerah di Provinsi Bangka Belitung selama ini.

"Kami minta kabupaten/kota menyiapkan, anggaran dalam pengoperasionalan alat PCR ini. Karena ini merupakan hibah dilakukan provinsi ke daerah. Sehingga laporan penggunaan laporan pertanggung jawaban harus dilaporkan ke provinsi dalam pelaksananya bukan milik kabupaten, tetapi hanya di operaionalkan pemerintah kabupaten,"jelasnya.

Mikron menegaskan, alat yang ada bisa pula digunakan apabila situasi darurat.

Apabila kasus semakin naik, alat uji swab bisa difungsikan untuk kabupaten sekitarnya yang tidak memiliki PCR.

"Karena testing ini sangat berguna sebagai langkah pemutusan penyebaran virus corona di Babel. Dengan hasil cepat bisa membuat masyarakat tenang. Karena selama ini pasien menunggu terlalu lama mencapai satu Minggu, ia sudah kemana-kemana,"lanjutnya.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved