Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pemprov Bangka Belitung Bantah Tak Beri Bantuan Pengaktifan Tempat Karantina Pemkot Pangkalpinang

Pemerintah Kota Pangkalpinang membuka kembali tempat karantina Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Bangka Belitung, Rabu (5/1/2021)

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung drg Mulyono Susanto 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Pemerintah Kota Pangkalpinang membuka kembali tempat karantina Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Bangka Belitung, Rabu (5/1/2021).

LPMP ini dapat dibuka kembali atas bantuan PT Timah Tbk dari segi penganggaran, tanpa dibantu oleh Pemerintah Provinsi Bangka Belitung.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr Masagus M Hakim.

"Besok LPMP sudah buka kembali. Sebelumnya kita mengharapkan bantuan dari Pemprov Babel namun tak kunjung dapat. Akhirnya PT Timah bersedia membantu, Alhamdulillah besok kita buka kembali tempat karantina untuk OTG," kata Hakim kepada Bangkapos.com, Selasa (5/1/2021) kemarin.

Namun menyingkapi hal ini, Pemerintah Provinsi Babel membantah tak memberikan bantuan penganggaran tempat karantina untuk kota Pangkalpinang tersebut.

Pasalnya Pemprov Bangka Belitung tidak pernah menerima permintaan untuk bantuan terkait hal tersebut.

"Namun, tidak pernah dari pihak dinas maupun dari pihak manapun seperti yang disampaikan. Artinya kita tidak pernah mendapatkan permintaan apapun dalam hal ini (secara resmi atau tertulis-red). Sehingga bagaimana kami tidak membantu," ungkap epala Dinas Kesehatan Bangka Belitung, drg Mulyono Susanto saat ditemui Bangkapos.com, Rabu (6/1/2021).

Ia menegaskan pihak Wisma Karantina Provinsi Bangka Belitung tidak pernah menolak orang terpapar Covid-19 dari daerah manapun.

"Wisma Provinsi ini tidak menolak siapapun dan darimana pun, ini paling banyak justru dari Pangkalpinang, jadi sebenarnya kita sudah berbuat banyak untuk Pangkalpinang, termasuk bagaimana semua kasus konfirmasi juga dari Labkesda kita yang melakukan pemeriksaan," kata drg Mulyono.

Pemerintah Provinsi Babel berharap pernyataan terkait tidak diberikan bantuan tersebut ini dapat diluruskan.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved