Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Tangani Covid-19 di Bangka Belitung, Sebanyak 575 Vaksinator Dikerahkan Pada Tahap Awal Ini

Bangka Belitung sudah menerima sebanyak 10.280 vaksin Sinovac sampai hari Rabu, (6/1/2021).

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
bangkapos.com/Resha Juhari
Sebanyak 10.280 vaksin Sinovac sampai hari Rabu, (6/1/2021) tiba di Bangka Belitung. Vaksin untuk melawan virus corona ini datang lewat kargo Bandara Depati Amir Pangkalpinang secara dua tahap dan disimpan dengan aman di Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Bangka Belitung sudah menerima sebanyak 10.280 vaksin Sinovac sampai hari Rabu, (6/1/2021).

Vaksin untuk melawan virus corona ini datang lewat kargo Bandara Depati Amir Pangkalpinang secara dua tahap dan disimpan dengan aman di Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang, dr Bangun Cahyo Utomo mengatakan sebanyak 575 vaksinator Covid-19 tahap awal akan dikerahkan.

Untuk sementara pada tahap awal ini sebanyak 300 vaksinator sedang menjalankan pelatihan.

"Yang melatih itu dari Kementerian Kesehatan, mereka sedang berlatih. Kami siapkan 300 dulu kalau tidak salah kemarin, nanti kita tambah lagi sampai 575 itu, nanti bisa saja kita tambah lagi sesuai kebutuhan dalam pelaksanaan vaksinasi," jelas dr Bangun, Kamis (7/1/2021) kepada Bangkapos.com.

Dijelaskannya, para vaksinator akan diberi pelatihan terkait informasi tentang vaksin, tentang indikasi dan kontra indikasi, tentang aplikasi P-Care yang digunakan, dan menangani adanya insiden pasca imunisasi.

"Semua dilatih, bagaimana cara menangani vaksin, bagaimana cara transport-nya, bagaimana cara komunikasi, pencatatan dan pelaporan hingga teknis penyuntikannya," lanjut dr Bangun.

Para vaksinator yang telah terdaftar ini dipilih dari setiap fasilitas kesehatan yang ada dengan kriteria yang ditentukan dan berasal dari tenaga medis.

Dalam pelaksanaan vaksin nanti akan ada pelaksana vaksinasi dan pelayanan vaksinasi.

Pelaksana vaksinasi itu seperti puskesmas atau rumah sakit yang memiliki alat secara lengkap sedangkan untuk pelayanan vaksinasi itu seperti klinik-klinik swasta yang akan dikirimkan vaksin sesuai kebutuhannya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved