Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Lokalisasi Teluk Bayur dan Parit Enam, Hertza Minta Pemkot Pangkalpinang Antisipasi Usai Penutupan

Hertza: Abang sangat mendukung sekali langkah yang dilakukan oleh Pemkot Pangkalpinang, terlebih lagi itu sudah peringatan ketiga

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Abang Hertza 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Rencana penutupan lokalisasi Teluk bayur dan Parit enam yang akan dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang mendapatkan respon baik dari Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Abang Hertza.

Sebelumnya Pemkot Pangkalpinang diketahui akan menutup lokalisasi Teluk bayur dan Parit enam Januari ini, usai surat peringatan (SP) tiga yang dilayangkan Pemkot Pangkalpinang tak diindahkan oleh para pekerja seks komersial (PSK).

"Abang sangat mendukung sekali langkah yang dilakukan oleh Pemkot Pangkalpinang, terlebih lagi itu sudah peringatan ketiga artinya kita disini mendukung aksi Pemkot Pangkalpinang untuk menutup lokalisasi," ujar Abang Hertza, Jum'at (08/01/2021).

Namun Abang Hertza juga mengingatkan kepada Pemkot Pangkalpinang untuk tetap antisipasi usai dilakukan penutupan karena dikhawatirkan para PSK kembali membuka lokalisasi di Kota Pangkalpinang.

"Berkaitan dengan pasca penutupan itu yang harus kita antisipasi, jangan sampai setelah penutupan ditinggal begitu saja karena itu bisa saja beregenarisasi lagi. Karena ini kan bukan hal yang pertama, dulu juga sudah pernah ditutup tali masih terus tumbuh lagi," jelasnya.

"Selain itu dilakukan upaya orang-orang di sana, kalau mereka dari luar Kota dipulangkan ke daerah. Lalu sisi kemanusiaan juga harus diperhatikan, saya kira Pemkot sudah ada langkah yang seharusnya dilakukan," tambahnya.

Lebih lanjut Abang Hertza mengatakan usai dilakukan penutupan diharapkan Pemkot Pangkalpinang, dapat menjaga lokalisasi tersebut dengan menempatkan beberapa petugas guna mensterilkan dua lokalisasi tersebut.

"Pasca ditutup mungkin bisa dijaga dan terus dilakukan inspeksi, agar tempat seperti itu tidak ada lagi di kota Pangkalpinang. Jangan ada tempat-tempat baru dan ini yang kita khawatirkan, artinya Kota Pangkalpinang harus clear dan clean terhadap lokalisasi ini," tuturnya.

Sementara itu terkait rencana Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Akil yang akan memberikan pekerjaan kepada non PSK juga disambut baik oleh Ketua DPRD Kota Pangkalpinang.

"Berkaitan apakah diberikan pelatihan atau stimulan yang penting mereka harus dimanusiakan, terkait mereka tidak memiliki profesi itu langkah yang tepat dari Pemkot Pangkalpinang," ungkapnya. (Bangkapoa.com/Rizky Irianda Pahlevy).

--

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved